Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Operasional Eduwisata Paduka Ganessa Terhenti gara-gara Pipa Rusak

Aditya Novrian • Senin, 25 Agustus 2025 | 17:05 WIB
SEPI AKTIVITAS: Kondisi Eduwisata Paduka Ganessa yang tak terurus karena pipa rusak kemarin.
SEPI AKTIVITAS: Kondisi Eduwisata Paduka Ganessa yang tak terurus karena pipa rusak kemarin.

GEDANGAN – Belum genap setahun beroperasi, Eduwisata Paduka Ganessa di Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, sudah tidak lagi aktif. Sejak dibuka pada 30 Oktober 2024 lalu, objek wisata yang digagas Dinas Perikanan Kabupaten Malang itu bahkan belum sempat menerima kunjungan rombongan besar.

Hasil pantauan Jawa Pos Radar Kanjuruhan kemarin (24/8), suasana di area tunnel garam tampak sepi. Tidak ada aktivitas wisata maupun petugas yang berjaga. Peralatan produksi seperti keranjang, ember, hingga serok hanya tergeletak di dalam 11 lorong garam. Gedung depan yang disiapkan untuk eksebisi sekaligus loket pendaftaran juga tertutup rapat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Malang Victor Sembiring mengakui eduwisata tersebut berhenti beroperasi karena masalah teknis. Pipa penyalur air laut sepanjang 1,5 kilometer dari Pantai Kangen menuju tunnel garam kerap rusak. ”Pipa air laut untuk mengalirkan bahan baku pecah terinjak truk pengangkut kayu. Sudah beberapa kali diganti dan diperbaiki, tapi tetap rusak,” jelasnya.

Padahal, menurut Victor, produksi garam di lokasi itu cukup menjanjikan. Tahun lalu, hasil panennya mencapai enam ton. Namun sejak pipa rusak, proses produksi sekaligus atraksi wisata ikut terhenti. ”Akhirnya kami putuskan untuk menghentikan aktivitas di sana,” lanjutnya.

Sebagai gantinya, Dinas Perikanan akan memindahkan eduwisata garam tersebut ke kawasan baru di Pantai Parangdowo, Desa Gajahrejo. Rencananya, pemindahan dilakukan pada Oktober mendatang.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan tiga titik lain untuk pengembangan wisata edukasi garam. Yakni di Pantai Modangan, Kecamatan Donomulyo, Pantai Perawan di Kecamatan Sumbermanjing Wetan, dan Pantai Nganteb di Kecamatan Gedangan. Dari ketiganya, Victor menyebut Modangan berpeluang dibuka lebih dulu. ”Harapannya bisa lebih cepat, karena kunjungan wisata ke Modangan sudah ada meski paket wisata edukasi belum resmi dibuka,” tandasnya. (biy/adn)

Editor : A. Nugroho
#Dinas Perikanan #Eduwisata #malang #Kabupaten