Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tips Hemat ala Mahasiswa di Malang, Bikin Dompet Tetap Aman!

A. Nugroho • Kamis, 11 September 2025 | 00:42 WIB
HEMAT: hidup sederhana untuk masa depan.
HEMAT: hidup sederhana untuk masa depan.

RADAR MALANG - Menjadi mahasiswa di kota perantauan seperti Malang memang penuh cerita. Selain harus beradaptasi dengan lingkungan baru, mahasiswa juga dituntut untuk pintar mengelola keuangan. Uang bulanan dari orang tua biasanya terbatas, sedangkan kebutuhan sehari-hari tidak sedikit. Mulai dari biaya makan, transportasi, hingga hiburan, semua perlu diatur dengan cermat agar tidak kehabisan uang di tengah bulan.

Malang sendiri terkenal dengan biaya hidup yang relatif lebih rendah dibanding kota besar lain. Namun, godaan jajan dan banyaknya tempat nongkrong hits sering kali membuat mahasiswa lupa diri. Tidak heran kalau banyak yang mengeluh, “Baru tanggal muda, uang sudah habis.”

Nah, biar dompet tetap aman sampai akhir bulan, ada beberapa tips hemat ala mahasiswa yang bisa diterapkan, khususnya di Malang.

 

 

Sebagai mahasiswa, uang bulanan sering kali terbatas. Oleh karena itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyusun rencana pengeluaran secara detail. Catat kebutuhan pokok seperti makan, transportasi, dan biaya kuliah. Dengan begitu, mahasiswa bisa lebih terkontrol dalam membelanjakan uang tanpa terjebak pada pengeluaran yang tidak penting.

 

 

Salah satu pengeluaran terbesar mahasiswa biasanya adalah makanan. Untungnya, Malang dikenal sebagai kota kuliner dengan banyak pilihan makanan murah meriah. Warung makan sekitar kampus, seperti di kawasan Soekarno Hatta, biasanya menawarkan menu dengan harga ramah kantong mulai dari Rp 10.000 - Rp 15.000 per porsi. Dengan memilih tempat makan seperti ini, mahasiswa tetap bisa kenyang tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Selain itu, mahasiswa juga bisa memanfaatkan promo makanan yang banyak tersedia di aplikasi pesan antar. Di Malang, sering ada diskon menarik untuk restoran populer, sehingga bisa jadi cara cerdas untuk makan enak tapi tetap hemat. Tidak ada salahnya juga sesekali masak sendiri di kosan, karena selain lebih murah, juga bisa menyesuaikan menu sesuai selera.

 

 

Transportasi juga sering menjadi pengeluaran besar mahasiswa, terutama bagi yang tinggal cukup jauh dari kampus. Di Malang, mahasiswa punya banyak pilihan untuk berhemat, salah satunya dengan menggunakan transportasi umum seperti angkot yang tarifnya cukup terjangkau. Walaupun mungkin butuh waktu lebih lama, pilihan ini bisa membantu mengurangi pengeluaran harian.

Bagi mahasiswa yang punya motor, penting untuk memilih motor yang irit bahan bakar. Selain itu, biasakan berkendara dengan teman atau sistem nebeng, sehingga biaya bensin bisa dibagi. Malang yang cukup ramai dengan aktivitas mahasiswa juga mendukung budaya nebeng ini. Selain lebih hemat, cara ini juga bisa mempererat pertemanan antar sesama mahasiswa.

 

 

Menjadi mahasiswa bukan berarti tidak boleh bersenang-senang. Hanya saja, hiburan juga bisa disiasati agar tidak terlalu menguras dompet. Malang sendiri punya banyak tempat wisata murah bahkan gratis, seperti alun-alun kota, Taman Trunojoyo, atau sekadar nongkrong di kafe dengan harga minuman yang bersahabat.

Selain itu, mahasiswa bisa memanfaatkan event kampus atau komunitas yang sering mengadakan kegiatan seru tanpa biaya. Misalnya, nonton bareng film, konser akustik, atau pameran seni mahasiswa. Dengan begitu, mahasiswa tetap bisa menikmati hiburan berkualitas tanpa harus keluar banyak uang.

 

 

Kartu tanda mahasiswa (KTM) sering kali menjadi penyelamat dalam hal berhemat. Banyak tempat di Malang, mulai dari kafe, toko buku, hingga tempat wisata, memberikan potongan harga khusus untuk mahasiswa. Hal ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin agar kebutuhan hiburan maupun akademik tetap terpenuhi dengan biaya lebih rendah. Selain itu, jangan ragu untuk berburu promo di marketplace atau toko online, terutama ketika ada diskon besar. Banyak mahasiswa Malang yang pintar memanfaatkan momen flash sale atau gratis ongkir untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Dengan strategi seperti ini, gaya hidup tetap berjalan, tapi keuangan tetap terjaga.

Hidup hemat bukan berarti mengekang diri atau tidak boleh bersenang-senang. Justru dengan mengatur keuangan dengan bijak, mahasiswa bisa lebih tenang dan fokus dalam menjalani kuliah. Malang yang terkenal ramah mahasiswa sebenarnya menyediakan banyak peluang untuk hidup hemat, mulai dari makanan murah, transportasi terjangkau, hingga hiburan gratis. Tinggal bagaimana mahasiswa pintar memanfaatkan kesempatan itu.

Ingat, masa kuliah adalah waktu yang tepat untuk belajar mengelola diri, termasuk mengatur keuangan. Kalau bisa disiplin dari sekarang, bukan tidak mungkin kebiasaan ini akan bermanfaat untuk kehidupan setelah lulus nanti. Jadi, yuk mulai terapkan tips hemat ala mahasiswa di Malang, biar dompet tetap aman dan hati tetap tenang sampai akhir bulan. (fr)

Editor : A. Nugroho
#hemat #mahasiswa #Merantau #hidup