Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pemkot Malang Matangkan Skema Unit Bisnis Koperasi Merah Putih

Aditya Novrian • Rabu, 24 September 2025 | 16:49 WIB
SEGERA BERJALAN: Pengurus Koperasi Merah Putih Bumiayu menyusun rancangan unit bisnis yang akan dijalankan.
SEGERA BERJALAN: Pengurus Koperasi Merah Putih Bumiayu menyusun rancangan unit bisnis yang akan dijalankan.

MALANG KOTA – Pemkot Malang mulai merumuskan arah bisnis Koperasi Merah Putih (KMP). Tiga skema usaha dipilih agar koperasi di tingkat kelurahan punya daya saing. Yakni LPG, sembako, dan air minum isi ulang.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menyebut, seluruh unit bisnis itu akan digerakkan lewat kerja sama dengan pihak ketiga. Untuk LPG, suplai akan didukung oleh salah satu pangkalan besar di Malang, yakni Hiswana Migas.

”Nanti KMP di kelurahan otomatis akan berperan sebagai agen LPG,” jelas Eko, kemarin (23/9).

Sementara untuk sembako, pemkot sudah menjalin komunikasi dengan Bulog Malang. Adapun usaha air isi ulang, teknisnya akan melanjutkan program yang lebih dulu dipasang di Pasar Klojen. Harga per galon bakal jauh lebih murah, hanya Rp5 ribu. ”Ini merupakan instruksi langsung dari presiden. Sementara dipasang di pasar dan KMP,” imbuhnya.

Selain menyiapkan unit bisnis, Diskopindag juga menyiapkan pelatihan bagi pengurus maupun pengawas KMP. Agenda itu akan digelar di Malang Creative Center (MCC) pada 13–15 Oktober mendatang. Materinya meliputi regulasi koperasi, penyusunan rencana bisnis, hingga teknik membuat proposal peminjaman modal ke bank.

Pengurus KMP Cemorokandang Haryadi mengapresiasi rencana itu. Namun dia menilai, operasional koperasi belum bisa maksimal tanpa suntikan modal. ”Kalau di daerah kami selain sembako dan LPG, nanti akan fokus ke penyediaan pupuk. Karena lahan pertanian masih banyak di sini,” ujarnya.

Eko menegaskan, keberhasilan KMP nantinya akan sangat ditentukan oleh kreativitas pengurus dan dukungan anggota. ”Kalau manajemen koperasi berjalan sehat, unit bisnis bisa berkembang luas,” tandasnya. (adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#Koperasi Merah Putih #Diskopindag #malang #Pemkot