Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tumbuh Bersama Program Rumah BUMN BRI, Pundi Craft Mantapkan Eksistensi Kerajinan Lokal

Aditya Novrian • Minggu, 16 November 2025 | 16:28 WIB

 

Photo
Photo

JAKARTA - Perjalanan panjang Pundi Craft dari Jakarta Barat menjadi bukti bagaimana pendampingan yang tepat mampu mengubah usaha kerajinan rumahan menjadi brand yang lebih kuat dan berdaya saing. Dewi Wardah, pendiri Pundi Craft, mengisahkan bahwa keterampilannya membuat kerajinan sudah tumbuh sejak masa sekolah. Berbekal bakat dan pendidikan seni rupa, ia mulai menekuni usaha secara profesional pada 1985 dengan memproduksi souvenir pernikahan.

“Sejak masa sekolah saya sudah terbiasa membuat kerajinan secara otodidak karena memiliki bakat keterampilan. Mulai menjalankan usaha secara profesional sejak 1985, lalu kemampuan saya semakin terasah melalui latar belakang pendidikan seni rupa. Selama bertahun-tahun, berbagai produk saya buat tanpa menggunakan merek hingga akhirnya resmi menggunakan brand Pundi Craft pada 1993,” tutur Dewi mengisahkan awal perjalanan usahanya.

Langkah menggunakan nama Pundi Craft pada 1993 menjadi titik awal penguatan identitas produk. Perjalanan Dewi semakin berkembang ketika ia bergabung dalam komunitas perajin pada 2017, termasuk Dekranasda, hingga pada 2019 meraih penghargaan kriya kayu terbaik dari Dekranas. “Dari situ saya mulai mengenal bahwa BRI juga memberikan pembinaan bagi UMKM seperti kami melalui pelatihan,” ujarnya.

Sejak menjadi binaan Rumah BUMN BRI pada 2019, Dewi mengikuti berbagai pelatihan pengembangan usaha, mulai manajemen, peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran. Kini produk unggulan Pundi Craft—tote bag, dekorasi rumah, hingga merchandise—telah dipasarkan melalui Tokopedia, Instagram, hingga galeri fisik di Galeri MULA dan Galeri Dekranasda Kota Tua, Museum Fatahillah.

Corporate Secretary BRI, Dhanny, menjelaskan bahwa UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh jika mendapatkan ekosistem pembinaan yang tepat. “Pundi Craft mencerminkan bagaimana pelaku UMKM dapat meningkatkan daya saing melalui pendekatan yang konsisten terhadap kualitas produk dan identitas desain. Rumah BUMN binaan BRI hadir untuk menjembatani kebutuhan peningkatan kapasitas, mulai dari pelatihan hingga akses pasar,” ujar Dhanny.

Hingga akhir September 2025, BRI telah membina 54 Rumah BUMN dan menggelar 17 ribu pelatihan bagi pelaku usaha. Komitmen ini terus diperkuat untuk membantu UMKM kreatif seperti Pundi Craft agar semakin berperan dalam rantai nilai ekonomi nasional.

Editor : Aditya Novrian
#BBRI #BRI