Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

BRI Resmikan Program Desa BRILiaN 2026, Dorong Transformasi Desa 5.0 Berbasis Teknologi dan SDM

Aditya Novrian • Minggu, 24 Mei 2026 | 13:36 WIB
BRI Resmikan Program Desa BRILiaN 2026, Dorong Transformasi Desa 5.0 Berbasis Teknologi dan SDM
BRI Resmikan Program Desa BRILiaN 2026, Dorong Transformasi Desa 5.0 Berbasis Teknologi dan SDM

JAKARTA, RADAR MALANG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau Bank Rakyat Indonesia resmi memulai Program Desa BRILiaN 2026 sebagai langkah mempercepat transformasi desa berbasis teknologi, inovasi, dan penguatan sumber daya manusia. Kick-Off Desa BRILiaN 2026 Batch 1 digelar secara daring pada Kamis (7/5) dan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Program bertema “Desa 5.0: Sinergi Teknologi dan Human-Centered Leadership dalam Membangun Future Village Ecosystem yang Berdaya serta Berkelanjutan” itu menjadi bagian dari upaya mendorong desa agar lebih adaptif terhadap perkembangan digital tanpa meninggalkan kekuatan sosial dan budaya lokal.

Program Desa BRILiaN 2026 Fokus pada Transformasi Desa Digital

Kick-Off Desa BRILiaN 2026 dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) RI Yandri Susanto, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya, Rektor Universitas Jenderal Soedirman Akhmad Sodiq, Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes PDT Tabrani, serta Ketua LPPM Unsoed Elly Tugianti.

Dalam sambutannya, Yandri Susanto menegaskan konsep “Bangun Desa, Bangun Indonesia” menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, desa kini tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menilai Program Desa BRILiaN bukan sekadar pelatihan, melainkan gerakan transformasi desa menuju ekosistem yang mampu beradaptasi dengan teknologi sekaligus tetap mempertahankan nilai sosial masyarakat.

 BRI Siapkan Pendampingan dan Inkubasi Desa hingga November 2026

Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan Program Desa BRILiaN 2026 merupakan inisiatif pemberdayaan desa berbasis social entrepreneurship dan inkubasi. Program tersebut akan berlangsung dalam dua batch sepanjang Mei hingga November 2026.

Menurut Akhmad, program itu dirancang untuk memperkuat kapasitas desa agar lebih kompetitif di tengah percepatan transformasi digital.

“Melalui Program Desa BRILiaN, BRI ingin mendorong desa agar semakin inovatif dan berdaya saing. Kami percaya transformasi desa tidak hanya ditentukan pembangunan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia, tata kelola, dan kemampuan desa dalam mengelola potensi lokal secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penguatan kapasitas dan pendampingan yang terstruktur diharapkan mampu menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Materi Program Desa BRILiaN Menyasar Tata Kelola hingga Desa Wisata

Program Desa BRILiaN 2026 terdiri dari tiga tahapan utama. Pertama, empowerment berupa pelatihan daring selama dua bulan. Kedua, assistance melalui pendampingan intensif bagi desa terbaik. Ketiga, graduation berupa apresiasi dan penghargaan untuk desa unggulan.

Materi yang diberikan mencakup legalitas kerja sama, tata kelola dana desa, pengelolaan keuangan BUMDes dan koperasi desa, hingga pengembangan sektor unggulan seperti pariwisata, pertanian, dan industri pengolahan.

Melalui program tersebut, desa peserta ditargetkan mampu menghasilkan berbagai capaian konkret. Di antaranya strategi pengelolaan dana desa, laporan keuangan digital, pengembangan desa wisata, serta inovasi produk berbasis potensi lokal.

Ribuan Desa di Indonesia Sudah Ikut Program Desa BRILiaN

BRI juga membuka kesempatan bagi desa-desa di berbagai wilayah untuk mengikuti Program Desa BRILiaN 2026 melalui unit kerja BRI terdekat.

Secara keseluruhan, hingga akhir Maret 2026, Program Desa BRILiaN telah diikuti 5.245 desa di seluruh Indonesia. Sejumlah sektor unggulan yang dikembangkan meliputi pariwisata, jasa, industri pengolahan, perdagangan, hingga pertanian dan peternakan.

Program tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya desa-desa mandiri dan berdaya saing yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

Editor : Aditya Novrian
#Desa BRILiaN 2026 #transformasi desa digital #Desa 5.0 #program pemberdayaan desa #BRI