MALANG, RADAR MALANG - Memasuki musim libur sekolah pada awal Juli 2026, permintaan buah-buahan lokal di sejumlah pasar tradisional dan toko buah di Kota Malang mengalami peningkatan. Ramainya wisatawan yang datang ke Malang Raya serta meningkatnya aktivitas masyarakat mendorong penjualan berbagai jenis buah segar, mulai dari apel, jeruk, semangka, melon, hingga pisang.
Baca Juga: Kenaikan Harga Daging Sapi Berdampak ke Penjualan Pedagang di Pasar Besar
Pedagang di Pasar Besar Malang menyebut kenaikan penjualan mulai terasa sejak akhir Juni dan terus berlanjut pada pekan pertama Juli. Tidak hanya masyarakat lokal, wisatawan dari luar kota juga banyak membeli buah sebagai bekal perjalanan maupun oleh-oleh.
Baca Juga: Dampak dari Hubungan Dagang, Harga Kedelai di Kota Malang Bakal Terus Menurun
Selain tingginya permintaan, pasokan buah dari sentra pertanian di Malang Raya, Batu, dan sejumlah daerah di Jawa Timur masih mencukupi sehingga harga relatif stabil. Kondisi tersebut membuat pedagang tidak mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan konsumen.
Pelaku usaha kuliner dan hotel juga turut meningkatkan pembelian buah segar untuk memenuhi kebutuhan tamu selama masa liburan. Buah-buahan banyak digunakan sebagai menu sarapan, minuman, maupun hidangan penutup.
Pedagang berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir masa libur sekolah. Dengan pasokan yang tetap terjaga dan harga yang stabil, peningkatan permintaan diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani maupun pelaku usaha di sektor perdagangan buah.