MALANG KOTA -RADAR MALANG- Ajang promosi untuk pelaku UMKM kembali digelar. Event bertajuk Malang City Expo bakal berlangsung selama tiga hari di Mal Malang City Point (MCP). Perputaran transaksi diperkirakan mencapai Rp 1 miliar.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi menuturkan, event tersebut jadi gelaran yang ketujuh tahun ini. Malang City Expo merupakan kolaborasi antara Pemkot Malang dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Koperasi (Kemenkop).
Eko mengatakan, agenda ini bermanfaat bagi pelaku UMKM maupun pemerintah. Selain meningkatkan promosi, perputaran transaksi otomatis akan memengaruhi pertumbuhan ekonomi Kota Malang. ”Pelaku UMKM yang terlibat dari Kota Malang, Malang Raya, hingga dari Jawa Barat. Ada juga perwakilan koperasi merah putih,” ujarnya.
Kemungkinan lonjakan pengunjung terjadi menjelang weekend. Tepatnya pada Jumat atau Sabtu. Eko berharap, lonjakan itu berpengaruh pada transaksi UMKM. ”Hari ini pertama dan masih kerja, ramai menjelang weekend. Kemungkinan omzetnya bisa Rp 1 miliar,” jelas Eko.
Asisten Deputi Pemasaran Kemenkop Filer Beresnen Silaen mengatakan, Malang City Expo merupakan ajang UMKM bisa naik kelas. Untuk meningkatkan target penjualan, otomatis produk harus dikenal lebih luas. Salah satunya caranya, melalui pameran seperti saat ini.
”Kalau hanya mengandalkan jualan di sekitar, jumlah pelanggan tidak banyak. Momen ini membuat orang semakin mengetahui dan menyukai, sehingga produk akan dicari kembali,” terang Filer.
Dia menambahkan, alasan memilih Kota Malang sebagai lokasi expo karena sudah memiliki pasar sendiri. Filer menekankan, pameran tentu harus mempertimbangkan potensi pengunjung dan daya beli masyarakat. ”Selain promosi kami mengharapkan transaksi. Warga Kota Malang ini daya belinya cukup tinggi,” tuturnya. (adk/gp)
Editor : Galih R Prasetyo