Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

17 Jenazah Dimakamkan dengan Prokes Ketat

Mardi Sampurno • Senin, 19 Desember 2022 | 20:04 WIB
MASIH BANYAK: Petugas dengan standar prokes ketat  melakukan pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Malang.
MASIH BANYAK: Petugas dengan standar prokes ketat melakukan pemakaman jenazah Covid-19 di Kabupaten Malang.
WARGA Kabupaten Malang yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 masih cukup banyak. Dalam dua bulan terakhir, sedikitnya 17 orang tercatat meninggal dan dimakamkan dengan standar protokol kesehatan (prokes) ketat.

Di bulan November lalu, total ada 13 orang yang dinyatakan meninggal akibat terserang Covid-19. Sementara hingga akhir pekan lalu (16/12) sudah ada 4 orang yang juga dimakamkan dengan protokol Covid-19. Jika di total sudah ada 17 orang meninggal karena Covid-19. Semua pasien yang dimakamkan sesuai protokol Covid-19 itu meninggal di rumah sakit. Sebagian besar pasien tersebut diketahui mempunyai penyakit komorbit meliputi penyumbatan pembuluh darah (CVA), diabetes mellitus (DM) dan penyakit paru-paru serta pneumonia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo menyatakan, penyebab banyaknya orang meninggal karena Covid-19 ini juga dipicu mobilitas masyarakat yang keluar masuk Malang yang semakin banyak. Sehingga mengakibatkan penularan virus baru kian bertambah. “Jumlah kasus aktif Covid-19 masih ada sebanyak 95 orang. Sebanyak 32 orang dirawat di rumah sakit dan 63 lainnya menjalani isolasi mandiri,” kata dia.

Sebagai langkah pencegahan, pihaknya berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk upaya pencegahan penularan kasus baru saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. ”Karena dikhawatirkan, meningkatnya mobilitas penduduk di Kabupaten Malang akan berdampak pada peningkatan kasus baru,” terangnya. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan kesadaran diri dengan melakukan protokol kesehatan, tidur dan istirahat yang cukup dan berolah raga. “Termasuk melengkapi diri dengan vaksinasi guna menciptakan kekebalan tubuh,” tutup dia.(nif/nay) Editor : Mardi Sampurno
#korban Covid meninggal #Malang Raya #COVID-19 #Kabupaten Malang #Kota Malang