Radar Malang - Presiden China Xi Jinping sepakat membantu pendanaan program unggulan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam pertemuannya di Beijing, China, Minggu (10/11).
Dukungan pendanaan ini dimuat dalam "Food Supplementaion and School Feeding Programme in Indonesia" yang disahkan dalam Memorandum of Understanding (MoU).
Airlangga Hartanto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menyampaikan, bahwa Pemerintah China sangat yakin membantu Indonesia dalam program MBG karena program tersebut telah lebih dulu direalisakan untuk rakyat mereka dan terbukti berhasil.
"Ya mereka (pemerintah Tiongkok) akan men-support karena mereka juga sudah melaksanakan makan bergizi di sini," ucap Airlangga kepada media di Beijing, Senin (11/11).
Selain dukungan pada program MBG, Pemerintah China dan Indonesia membuat tujuh kesepakatan bilateral dan investasi bisnis senilai 10,07 triliun dollar AS, atau setara dengan Rp 157,64 triliun.
Tujuh kesepakatan bisnis ini ditandatangani langsung oleh beberapa pihak dan disaksikan secara langsung oleh Prabowo dan Xi Jinping di Great Hall of the People, Beijing, China.
Dalam perjanjian ini, pemerintah menggandeng beberapa pengusaha yang sejalan dengan program prioritas seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi 26 komoditas utama dalam negeri, dan pemajuan sains teknologi.
Berikut merupakan tujuh kesepakatan kerja sama antara Indonesia dan China yang berhasil ditandatangani:
- Protokol Persyaratan Fitosanitari untuk Ekspor Buah Kelapa Segar dari Indonesia ke Tiongkok
- Pedoman Kerja Teknis untuk Mempromosikan Perikanan Tangkap Berkelanjutan
- Memorandum Saling Pengertian tentang Penguatan Kerja Sama Ekonomi Biru
- Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Sumber Daya Mineral
- Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Mineral Hijau
- Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Bidang Sumber Daya Air
- Memorandum Saling Pengertian tentang Kerja Sama Penilaian Kesesuaian
Prabowo menyampaikan, China merupakan mitra ekonomi yang strategis dan investor terbesar Indonesia.
"Saya kira ini adalah tonggak yang sangat penting dalam hubungan kita. Lebih dari satu dekade kemitraan strategis yang komprehensif," jelas Prabowo di pertemuan bilateral dengan Xi Jinping di Great Hall of the People, Sabtu (9/11). (Dzulfiqar Arifuddin)
Editor : Aditya Novrian