RADAR MALANG - Seorang pria yang diduga sebagai pelaku penembakan massal di Cetinje, Montenegro, telah ditemukan tewas akibat luka yang dideritanya setelah melakukan upaya bunuh diri.
Insiden yang terjadi pada Rabu (1/1) ini mengakibatkan setidaknya 10 orang tewas, termasuk dua anak-anak, dan melukai beberapa lainnya.
Pelaku, yang diidentifikasi sebagai Aco Martinovic (45), dilaporkan memicu kekacauan setelah terlibat dalam pertikaian di sebuah bar.
Baca Juga: Juara Olimpiade Huang Yaqiong Mengumumkan Pensiun dari Tim Nasional China
Setelah insiden tersebut, ia pulang untuk mengambil senjata dan kembali ke lokasi kejadian, di mana ia membuka tembakan secara membabi buta.
Penembakan ini juga menewaskan pemilik bar beserta anggota keluarganya.
Kementerian Dalam Negeri Montenegro menyatakan bahwa Martinovic dikenal memiliki perilaku erratik dan telah ditahan sebelumnya karena kepemilikan senjata ilegal.
Setelah penembakan, pihak berwenang meluncurkan operasi pencarian besar-besaran untuk menangkapnya.
Baca Juga: Mr Beast Resmi Bertunangan dengan Thea Booysen saat Hari Natal
Namun, saat polisi menemukan Martinovic, ia sudah mengalami luka parah akibat upaya bunuh diri.
Presiden Jakov Milatovic dan Perdana Menteri Milojko Spajic menyatakan kesedihan mendalam atas tragedi ini dan mengumumkan tiga hari berkabung nasional.
Mereka menekankan perlunya evaluasi lebih lanjut mengenai kepemilikan senjata di negara tersebut yang dikenal dengan budaya senjata.
Insiden ini menjadi pengingat menyedihkan akan tantangan yang dihadapi Montenegro dalam menangani kekerasan bersenjata, terutama setelah kejadian serupa yang terjadi pada tahun 2022.
Masyarakat kini berharap agar langkah-langkah pencegahan dapat diterapkan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa depan. (rie)
Editor : Aditya Novrian