Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Donald Trump Resmi Dilantik, Berikut Janji-Janji Kontroversialnya

Aditya Novrian • Rabu, 22 Januari 2025 | 22:20 WIB
Donald Trump beroarasi di depan  pendukungnya. (realdonaldtrump)
Donald Trump beroarasi di depan pendukungnya. (realdonaldtrump)

RADAR MALANG – Senin (20/1) waktu setempat, telah resmi Donald Trump dilantik untuk kedua kalinya sebagai presiden di mana saat ini ia dilantik sebagai presiden ke 47 Amerika Serikat.

Donald Trump menjadi presiden kedua dalam sejarah yang berhasil menjadi presiden Amerika Serikat dengan dua periode setelah Grover Cleveland yang saat itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat pada tahun 1885-1889 dan 1893-1897.

Pelantikan Donald Trump ini menandai momen bersejarah dalam politik Amerika Serikat, di mana Donald Trump kembali menduduki kursi kepemimpinan setelah sebelumnya gagal dalam pemilihan umum tahun 2020. Berikut janji-janji kontroversialnya yang akan dilakukan oleh Trump selama menjabat sebagai presiden ke 47 Amerika Serikat.

Menindak tegas para imigran

Donald Trump sendiri selama berkampanye berjanji untuk menindak keras para imigran di Amerika Serikat dan berjanji untuk melakukan deportasi secara besar-besaran di hari pertamanya menjabat sebagai presiden.

Di depan ribuan pendukungnya di wilayah Washington, dia mengatakan akan memberlakukan pembatasan secara ketat untuk para imigran yang datang ke Amerika Serikat

“Saat matahari terbit, invasi pada negara kita akan terhenti. Mari kita buat Amerika menjadi lebih besar lagi!” seru Trump di Capitol One Arena.

Trump juga berjanji akan melakukan deportasi besar-besaran dalam sejarah Amerika Serikat dengan memindahkan imigran dalam jumlah yang banyak. Namun, deportasi imigran dalam jumlah banyak ini akan memakan waktu cukup lama dan mengeluarkan banyak biaya.

Penarikan diri dari WHO

Pada hari Senin di malam hari lewat Gedung Putih, Donald Trump mengumumkan bahwa Amerika Serikat keluar dari WHO untuk kedua kalinya.

Dilansir dari The Guardian, Trump mengumumkan penolakan organisasi kesehatan dunia tersebut. “World Health telah menipu kita, semua orang menipu Amerika Serikat. Hal itu tidak akan terjadi lagi pada kita,” kata Trump saat penandatanganan.

Baca Juga: Donald Trump Janji Tanda Tangan Perintah Eksekutif Batasi Hak Transgender

Keluarnya Amerika dari WHO tersebut dinyatakan karena disebabkan oleh kesalahan WHO dalam penanganan pandemi COVID-19 dan krisis kesehatan global lainnya.

Keinginan Amerika Serikat keluar dari WHO ini bukan pertama kalinya. Ini merupakan kedua kalinya Trump memerintahkan Amerika Serikat untuk keluar dari WHO di masa Trump menjabat sebagai presiden ke 45. Saat itu ia juga mengkritik cara WHO dalam menangani COVID-19.

Meningkatkan pengeboran minyak dan gas untuk mengatasi inflasi

Setelah resmi keluarnya Amerika Serikat dari WHO, Trump bermaksud merubah kebijakan iklim era Biden dan mengutamakan produksi energi domestik. Rencana Trump meliputi perluasan pengeboran minyak dan gas, pengisian kembali cadangan minyak strategis, serta pelonggaran aturan terkait penggunaan peralatan rumah tangga. Beberapa jam setelah resmi menjabat sebagai presiden, Trump membatalkan peraturan era Biden yang bertujuan mengurangi hambatan dalam produksi minyak dan gas alam. (Talita)

 

Editor : Aditya Novrian
#amerika serikat #donald trump #presiden