Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

10.811 Siswa Bakal Tersingkir

NN
Ilustrasi Bersaing Masuk Sekolah Negeri (freepik)
Ilustrasi Bersaing Masuk Sekolah Negeri (freepik)

Advertisement

Imbas Penyesuaian Pagu SPMB SD-SMP 2026

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD-SMP dibuka sekitar sebulan lagi. Meski belum dimulai, diperkirakan 10.811 pendaftar bakal tak kebagian kursi.

Itu jika 26.739 lulusan TK-SD mendaftar ke SD dan SMP negeri se Kota Malang. Estimasi banyaknya pendaftar yang tersingkir alias tak lolos seleksi diketahui dari pagu SD-SMP negeri yang tak sebanding dengan membeludaknya lulusan TK dan SD se Kota Malang (seleng kap nya lihat grafis).

Advertisement

Grafis Bersaing Masuk Sekolah Negeri
Grafis Bersaing Masuk Sekolah Negeri

Advertisement

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, pagu SD negeri tahun ini mencapai 8.568 kursi. Kemudian pagu SMP negeri 7.360 kursi. Bertambah dibanding pagu tahun lalu, yakni 7.807 kursi untuk SD dan 7.424 kursi SMP. 

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang Muflikh Adhim mengatakan, tahun ini ada perubahan pagu pada SD negeri dan SMP negeri. Pagu SD bertambah, sementara SMP berkurang.

Namun, dia mengatakan, perbedaan jumlah pagu tahun ini tidak terlalu drastis. Hanya ada sedikit penurunan pada pagu SMP negeri karena jumlah lulusan SD tahun 2026 berkurang. ”Tahun ini, menurut data kami ada 13.792 siswa yang lulus SD. Sementara tahun lalu ada 14.354 murid,” ujar Adhim kemarin (4/5).

Karena ada penurunan lulusan, pihaknya pun mela ku kan penyesuaian pagu yang dibuka untuk jenjang SMP. Kemudian lulusan TK pada 2025 dan 2026 hampir sama. Yakni sekitar 12.947 murid. Oleh karena itu, ada penambahan pagu di SD negeri.

Dia mengatakan, tidak semua murid bisa diterima di sekolah negeri. Terlebih lagi di Kota Malang hanya ada 195 SD negeri dan 30 SMP negeri. ”Jika dihitung, berarti ada 5.587 lulusan TK dan 5.224 lulusan SD yang tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri, tapi mereka bisa mencoba sekolah swasta,” terang Adhim.

Adhim melanjutkan, untuk mekanisme SPMB tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Jumlah jalur yang dibuka tetap 5 jalur. Yakni jalur domisili. Kemudian ada jalur afirmasi anak berkebutuhan khusus dan afirmasi kepindahan orang tua. ”Jalur kepindahan orang tua dibagi untuk anak yang orang tuanya guru atau tenaga kependidikan,” jelas dia.

Selanjutnya ada jalur prestasi akademik. Pada jalur prestasi akademik, lanjutnya, komposisinya meliputi 25 persen nilai rapor dan 75 persen nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA). Satu lagi adalah jalur prestasi nonakademik sebesar 10 persen.

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

SPMB Offline di TK Negeri Sisakan 134 Kursi

SPMB Offline di TK Negeri Sisakan 134 Kursi

Pendaftaran online untuk jenjang TK negeri sudah rampung sejak awal Juni. Namun masih tersisa 134 kursi yang belum terisi. Untuk itu, masing-masing sekolah tetap membuka pendaftaran secara offline hingga seluruh pagu

11 SMA Swasta di Kota Malang Sediakan Beasiswa

11 SMA Swasta di Kota Malang Sediakan Beasiswa

Rangkaian Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA negeri sudah rampung sejak 29 Juni lalu. Total ada sekitar 3.564 siswa yang diterima.

4.732 Siswa Diterima SMK lewat Jalur Prestasi

4.732 Siswa Diterima SMK lewat Jalur Prestasi

Hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMK negeri diumumkan kemarin (2/7). Total ada 4.732 siswa yang diterima dari tahap akhir pendaftaran jenjang SMK negeri itu. Total kuota mencapai 4.778 kursi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer