Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Paus Leo XIV Serukan Penghentian Perang di Gaza, Ukraina, dan Perbatasan India-Pakistan

Aditya Novrian • Senin, 12 Mei 2025 | 14:00 WIB

Paus Leo XIV, yang baru terpilih dari hasil Konklaf tanggal 7-8 Mei 2025, menyampaikan salam dan berkat pertamanya dari balkon Basilika Santo Petrus. (Photo by Tiziana FABI / AFP)
Paus Leo XIV, yang baru terpilih dari hasil Konklaf tanggal 7-8 Mei 2025, menyampaikan salam dan berkat pertamanya dari balkon Basilika Santo Petrus. (Photo by Tiziana FABI / AFP)

RADAR MALANG - Dalam penampilan publik pertamanya setelah terpilih sebagai pemimpin tertinggi Gereja Katolik, Paus Leo XIV menyerukan penghentian segera atas berbagai konflik bersenjata global.

Pada pidato Angelus yang disampaikan dari balkon Basilika Santo Petrus, Paus secara khusus menyebut tiga titik konflik utama: Gaza, Ukraina, dan perbatasan India-Pakistan.

Paus Leo XIV, yang lahir dengan nama Robert Francis Prevost, berasal dari Chicago, Amerika Serikat.

Baca Juga: Paus Leo XIV Ternyata Pernah Menginjakkan Kaki di Tanah Papua pada 2003

Sebelum terpilih sebagai paus pada awal Mei 2025, Robert menjabat sebagai Prefek Dikasteri untuk Para Uskup di Vatikan dan dikenal luas atas pengalamannya sebagai misionaris di Peru selama lebih dari dua dekade.

Pemimpin yang fasih berbahasa Spanyol ini dikenal dengan pendekatan pastoral yang lembut dan perhatian mendalam terhadap isu kemanusiaan.

Dalam pidatonya, Paus Leo XIV menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap penderitaan rakyat Ukraina dan mendesak semua pihak untuk menyepakati gencatan senjata segera.

Baca Juga: Gaya Hidup, Pemikiran, hingga Visi : Paus Leo XIV Bikin Orang Ingat Paus Fransiskus!

Paus juga menuntut pemulangan anak-anak Ukraina yang telah dideportasi ke Rusia.

Mengenai konflik berkepanjangan di Gaza, beliau menyerukan penghentian kekerasan, pembebasan sandera, serta akses penuh untuk bantuan kemanusiaan.

Menanggapi situasi di Asia Selatan, Paus mengapresiasi inisiatif diplomatik terbaru antara India dan Pakistan yang berhasil meredakan ketegangan di wilayah perbatasan.

Paus mendorong kedua negara untuk terus membangun dialog konstruktif demi menjaga stabilitas kawasan.

Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu! Paus Leo XIV Pernah Mengabdi di Peru dan Menolak Hidup Mewah

“Perang adalah kekalahan bagi seluruh umat manusia. Mari kita pilih jalur perdamaian dan rekonsiliasi,” ujar Paus Leo XIV dalam seruannya yang disambut hangat oleh umat dan pemimpin dunia.

Pesan perdamaian ini menunjukkan kesinambungan misi Gereja Katolik di bawah kepemimpinan baru, dengan semangat kolaborasi dan kepedulian global.

Paus Leo XIV pun menyempatkan diri untuk mengucapkan Selamat Hari Ibu kepada seluruh ibu di dunia, sebagai bentuk penghormatan terhadap kasih sayang dan peran keluarga dalam membangun perdamaian.

Baca Juga: Fakta Menarik Paus Leo XIV: Paus Pertama dari Amerika Utara yang Siap Membawa Semangat Misi ke Vatikan

Seruan Paus Leo XIV ini mendapat sambutan hangat dari berbagai pemimpin dunia dan umat Katolik, yang melihatnya sebagai harapan baru bagi perdamaian global.

Dengan latar belakang sebagai misionaris dan pengalaman lintas budaya, Paus Leo XIV diharapkan mampu membawa Gereja Katolik menuju peran yang lebih aktif dalam mempromosikan perdamaian dan keadilan di dunia. (Tiwi)

Editor : Aditya Novrian
#Serukan Penghentian Perang Ukraina #gereja katolik #Paus Leo XIV #Perang Gaza