RADAR MALANG - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menekan CEO Apple, Tim Cook, untuk menghentikan produksi produk perusahaan di India.
Hal itu seperti disampaikan dalam wawancara dengan media lain pada Jumat (16/5/2025) pukul 10:36 WIB.
Trump mengkritik diversifikasi produksi Apple dari China ke India dan mendesak perusahaan tersebut memprioritaskan manufaktur di AS.
“Saya punya sedikit masalah dengan Tim Cook. Saya berkata kepadanya, ‘temanku, saya memperlakukanmu dengan sangat baik. Kamu datang ke sini dengan $500 miliar, tetapi sekarang saya dengar kamu membangun di seluruh India.’ Saya tidak ingin kamu membangun di India,” ujar Trump.
Pernyataan ini merujuk pada komitmen Apple untuk berinvestasi $500 miliar di AS yang diumumkan Februari lalu.
Baca Juga: Trump Ingin Hidupkan Kembali Alcatraz, Penjara Legendaris yang Tutup Sejak 1963
Apple kini meningkatkan produksi iPhone di India, menargetkan 25% produksi global dalam beberapa tahun ke depan, sebagai strategi mengurangi ketergantungan pada China, di mana 90% ponselnya dirakit.
Trump menyebut India memiliki tarif tertinggi di dunia, meski mengakui India menawarkan kesepakatan bebas tarif untuk AS.
Ia juga menyatakan Apple akhirnya akan menaikkan produksi di AS, namun tanpa rincian spesifik.
Langkah ini memicu perhatian terkait strategi perdagangan global Apple.
Sementara itu, India tetap menjadi pusat produksi penting, dengan nilai produksi iPhone mencapai $22 miliar pada tahun fiskal terakhir, naik 60% dari sebelumnya. (rsy)
Editor : A. Nugroho