Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

NVIDIA Umumkan Ekspansi Global Besar-Besaran, Bangun Infrastruktur AI Senilai Ratusan Miliar Dolar

Aditya Novrian • Kamis, 22 Mei 2025 | 19:10 WIB

Logo NVIDIA
Logo NVIDIA

Radar Malang – Perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat, NVIDIA, mengumumkan langkah ekspansi global berskala besar untuk memperkuat dominasinya dalam industri kecerdasan buatan (AI).

Dalam ajang Computex 2025 yang digelar di Taipei, CEO NVIDIA Jensen Huang membeberkan rencana strategis perusahaan untuk membangun ekosistem AI yang mencakup pusat data, fasilitas manufaktur chip, hingga jaringan superkomputer canggih di berbagai belahan dunia.

Rencana ekspansi ini tidak main-main. NVIDIA akan menginvestasikan hingga 500 miliar dolar AS, sebagian besar dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur di Amerika Serikat, termasuk membangun pabrik manufaktur chip dan AI supercomputing hub. Di Taiwan, NVIDIA akan menggandeng Foxconn untuk membangun pusat data AI dengan kapasitas daya sebesar 100 megawatt yang akan beroperasi pada tahun 2026.

Baca Juga: Pope Leo XIV Ungkap Filosofi Kepausan dan Alasan Pilih Nama Berbasis AI

Langkah ini dilakukan dalam upaya merespons permintaan global yang terus meningkat terhadap teknologi kecerdasan buatan. Menurut Jensen Huang, AI bukan lagi masa depan, tetapi telah menjadi kebutuhan dasar industri modern.

Perusahaan di seluruh dunia berlomba-lomba untuk mendigitalkan dan mengotomatisasi proses mereka. NVIDIA hadir untuk menyediakan infrastrukturnya,” ujar Huang dalam presentasinya.

Tak hanya berfokus di AS dan Taiwan, ekspansi juga akan menjangkau kawasan Timur Tengah dan Eropa. NVIDIA telah menjalin kerja sama dengan pemerintah Uni Emirat Arab, Arab Saudi, dan Prancis untuk pembangunan infrastruktur AI lokal yang terintegrasi dengan teknologi terbaru mereka, termasuk platform Omniverse dan konektivitas NVLink Fusion.

Langkah ekspansi ini juga dipandang sebagai strategi untuk mengurangi ketergantungan NVIDIA terhadap satu wilayah produksi, terutama di tengah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Baca Juga: Tunggu Juknis untuk Mapel AI, Sarana Prasarana Aman, Jumlah Guru yang Mengkhawatirkan di Kota Malang

Dengan membangun fasilitas di berbagai negara, NVIDIA tidak hanya memperluas jangkauan pasarnya, tetapi juga menciptakan rantai pasokan yang lebih tahan terhadap krisis global.

Selain membangun infrastruktur fisik, NVIDIA juga berinvestasi dalam teknologi digital twin dan simulasi AI untuk merancang pusat data yang efisien melalui platform Omniverse Blueprint. Inovasi ini memungkinkan pembangunan lebih cepat, efisien, dan terintegrasi.

Ekspansi besar ini mengukuhkan posisi NVIDIA sebagai pemimpin dunia dalam industri AI. Dukungan dari pemerintah berbagai negara dan mitra strategis global menunjukkan bahwa dominasi NVIDIA tidak hanya bersifat teknologi, tetapi juga geopolitik. Dengan pengembangan masif ini, NVIDIA tampaknya siap mengubah lanskap AI global dalam beberapa tahun ke depan. (Rizz)

Editor : Aditya Novrian
#COMPUTEX 2025 #AI #ekspansi #Teknologi #nvidia