INTERNASIONAL - Mayoritas warga Prancis ingin agar parlemen dibubarkan dan diadakan pemilihan baru jika pemerintah saat ini ambruk, demikian hasil survei opini publik terbaru.
Survei ini juga menunjukkan bahwa dua pertiga responden mendesak Presiden Emmanuel Macron untuk mundur, dan partai sayap kanan Rassemblement National (RN) menjadi pilihan yang paling banyak didukung untuk memimpin pemerintahan berikutnya dalam satu survei, meskipun belum mencapai mayoritas.
Ketidakstabilan politik semakin terasa setelah Menteri Perdana Menteri François Bayrou mengumumkan akan mengajukan mosi kepercayaan pada 8 September.
Ia berharap mendapat dukungan untuk rencana penghematan anggaran besar, namun banyak partai oposisi, termasuk sosialis dan sayap kanan keras, menyatakan akan menolaknya. Situasi ini membuat ambruknya pemerintahan Bayrou hampir tak terelakkan.
Publik yang lelah dengan politisasi dan krisis berkelanjutan semakin bersuara, mendesak adanya pemilu lebih cepat agar tercipta pemerintahan yang lebih stabil dan representatif.
Kondisi ini mencerminkan kepercayaan yang menipis terhadap sistem saat ini dan mencuatnya harapan untuk reset politik melalui pemilihan umum. (cj)
Editor : A. Nugroho