MALANG, RADAR MALANG - Donald Trump mencuri perhatian saat berinteraksi dengan sosok Presiden ke-26 Amerika Serikat, Theodore Roosevelt. Momen tersebut terjadi dalam kunjungannya ke Theodore Roosevelt Presidential Library di Medora, North Dakota, menjelang pembukaan resmi museum pada 4 Juli 2026.
Trump berbincang langsung dengan avatar AI Roosevelt dan mengajukan pertanyaan mengenai pencapaian terbesarnya selama menjabat. Pembangunan Terusan Panama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti perluasan taman nasional, reformasi keamanan pangan, dan perlindungan kepentingan publik merupakan keberhasilan penting bagi Roosevelt.
Teknologi yang digunakan bukan sekadar animasi atau rekaman suara. Museum memanfaatkan sistem AI yang dikembangkan menggunakan teknologi percakapan canggih dan dilatih dari ribuan dokumen sejarah, termasuk pidato, surat, hingga tulisan Theodore Roosevelt.
Kehadiran AI interaktif ini menjadi salah satu daya tarik utama Theodore Roosevelt Presidential Library. Pengunjung nantinya tidak hanya melihat koleksi benda bersejarah, tetapi juga dapat berdialog secara langsung dengan representasi digital Roosevelt melalui pengalaman yang lebih mendalam.
Pemanfaatan AI dalam museum menunjukkan bahwa teknologi kecerdasan buatan kini dapat dimanfaatkan dalam bidang pendidikan dan pelestarian sejarah. Tokoh-tokoh bersejarah dapat "dihidupkan kembali" dalam bentuk digital sehingga informasi sejarah menjadi lebih mudah dipahami dan menarik bagi generasi muda.
Inovasi tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana AI terus berkembang ke berbagai sektor. Kehadiran avatar interaktif di museum menjadi salah satu contoh pemanfaatan teknologi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang lebih modern, tanpa menghilangkan nilai sejarah yang ingin disampaikan kepada masyarakat.
Editor : Aditya Novrian