Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kebun Binatang di Denmark Minta Warga Sumbang Hewan Peliharaan untuk Pakan Predator

A. Nugroho • Rabu, 6 Agustus 2025 | 17:15 WIB
KELAPARAN: Warga Denmark dihimbau untuk dapat mendonasikan Hewan Peliharaan untuk di Santap Hewan Buas di Aalborg Zoo Denmark
KELAPARAN: Warga Denmark dihimbau untuk dapat mendonasikan Hewan Peliharaan untuk di Santap Hewan Buas di Aalborg Zoo Denmark

 

INTERNASIONAL - Di Aalborg Zoo, Denmark, pihak kebun binatang membuat permintaan publik yang mengejutkan pada awal Agustus 2025, bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan kecil, seperti guinea pig, kelinci, ayam, bahkan kuda kecil, yang tidak lagi diinginkan, dipersilakan menyumbangkannya agar bisa dijadikan pakan bagi predator seperti lynx, singa, dan harimau. 

 

Hewan yang diserahkan akan ditempatkan dalam program euthanasia yang dilakukan dengan tenang oleh staf terlatih sebelum dikonsumsi oleh binatang buas yang menjadi tanggung jawab mereka.

 

Tujuan dari langkah ini menurut Pihak kebun binatang adalah untuk menciptakan pola makan alami yang mirip dengan rantai makanan di habitat asli predator, sekaligus memastikan tidak ada limbah dari hewan yang tak diinginkan. Dalam unggahan di Facebook, mereka menyampaikan bahwa ini penting demi kesejahteraan hewan karnivora dan integritas profesional pengelolaan kebun binatang.

 

Permintaan publik ini memicu reaksi luas di media sosial. Beberapa pihak mengecamnya sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan melanggar kasih sayang terhadap hewan peliharaan, sementara yang lain mendukung karena dianggap lebih etis daripada membiarkan hewan mati dengan sia-sia atau dikubur tanpa digunakan. Kebijakan serupa disebut memang pernah diterapkan secara panjang di Denmark dan diterima oleh beberapa mitra serta pengunjung kebun binatang.

 

Untuk sumbangan kecil seperti kelinci, berbagai pihak bisa menyerahkan maksimum empat ekor sekaligus pada hari kerja, sedangkan kuda yang diterima harus memenuhi persyaratan tertentu, seperti terjadi dengan kuda di bawah 147 cm, sehat, dan memiliki dokumen resmi. Pemilik yang menyumbang kuda juga bisa memperoleh potongan pajak atas nilai hewannya.

 

Kebun binatang tersebut tengah berada di bawah sorotan karena kasus kontroversial terkait euthanasia hewan sebelumnya, seperti kematian jerapah di Copenhagen Zoo pada 2014 yang sempat menuai kecaman global. Permintaan sumbangan hewan ini kembali membuka kembali perdebatan etika dalam dunia konservasi dan pengelolaan satwa di penangkaran.

 

Meskipun bertujuan menyelaraskan pola makan predator dengan aslinya dan meminimalkan sampah hewan, kebijakan ini tetap menjadi isu sensitif karena mengaburkan batas antara tujuan konservasi dan praktik yang melibatkan hewan peliharaan manusia.

 

Ke depannya, respons publik dan regulasi kesejahteraan hewan akan menentukan apakah langkah ini akan diteruskan atau direvisi secara signifikan. (cj)

Editor : A. Nugroho
#denmark #kebun binatang #zoo