Titik pertama penyaluran bantuan diberikan kepada para penyintas gempa di beberapa dusun di Desa Pagedangan Kecamatan Turen, di antaranya Dusun Supiturang, Bokor, dan Talok Serut. Bantuan diterima langsung oleh kepala desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Selanjutnya, tim NGG dibantu juga oleh POLRI, TNI, tim karang taruna dan kepala desa setempat menyalurkan bantuan di kawasan Kecamatan Sumbermanjing Wetan, di antaranya Dusun Sidodadi, Semampir, dan berakhir di salah satu TPQ terdampak yakni TPQ Al Falah Dusun Sidomukti.
Baca Juga:
- Nusantara Gilang Gemilang Gelar G Fishing di Sendang Biru
- Temuan BMKG, Parahnya Dampak Gempa Malang Karena Dua Hal Ini
“Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan dari teman-teman NGG yang telah membantu warga kami,” ucap Surono Kepala Desa Pagedangan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran NGG melihat langsung kondisi rumah yang terdampak di mana mayoritas karena struktur bangunan yang sudah tua. Seperti yang diberitakan oleh BKMG, gempa bersumber dari wilayah Kabupaten Malang pada hari Sabtu lalu mencapai angka 6,1 SR. Selanjutnya, tercatat sembilan kali gempa susulan terjadi. Turen dan Sumbermanjing Wetan menjadi dua kecamatan yang terdampak. Selain rumah, fasilitas umum seperti TPQ dan madrasah diniyah turut roboh akibat bencana ini.
Pada tahap awal, pengumpulan donasi NGG mencapai Rp 50 juta. Hingga hari ini, donasi yang digagas oleh NGG masih terus bertambah. Bukan hanya anggota yang dapat berkontribusi dalam memberikan donasi, tetapi juga dibuka untuk khalayak umum. Rencananya, penyaluran donasi kedua akan dilakukan pada tanggal 15 Ramadan 1442 H nanti ke beberapa titik yang juga terdampak, yakni Kecamatan Dampit, Ampelgading, dan Tirtoyudho.
“Donasi para anggota adalah amal kebaikan, sebagai perwujudan mendalam guna menjalankan prinsip Respect terhadap siapa pun termasuk lingkungan. Karena ada value yang diperjuangkan agar terbangun trust sehingga tumbuh perasan cinta atau love,” terang Herman Ali Sadikin, Presiden NGG seraya menyambungkan kegiatan donasi ini dengan ciri masyarakat gemilang di Nusantara.(*) Editor : Shuvia Rahma