Awalnya sempat terjadi simpang-siur informasi tentang latar belakang meninggalnya Fitri. Ada warga yang mengaku mendengar suara pertengkaran terlebih lebih dulu. Bahkan ada yang sudah langsung menyimpulkan bahwa Fitri meninggal karena bunuh diri.
”Iya Pak, di tangan kiri korban ada luka sayatan senjata tajam. Diduga bunuh diri,” kata petugas PMI Kabupaten Malang yang enggan disebut identitasnya.
Sesaat setelah pasangan itu ditemukan, Agung langsung dibawa ke UGD RSSA Malang untuk mendapatkan perawatan. Sementara jasad Fitri dibawa petugas PMI ke kamar jenazah di rumah sakit yang sama.
Kapolsek Singosari Kompol Octa Panjaitan mengungkapkan, pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut. Sebab pada saat olah TKP, polisi mendapati kejanggalan jika kematian Fitri disebut akibat bunuh diri.
”Kami mendapatkan laporan tentang dugaan adanya tindak pidana yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang. Dan kami bersama anggota segera mendatangi TKP,” jelas Octa Selasa (26/10).
Sebelum ditemukan meninggal, lanjut Octa, korban dan pelaku yang merupakan sepasang kekasih itu diduga terlibat pertengkaran. Polisi juga sudah mendapatkan sejumlah bukti dan petunjuk adanya kekerasan. Petunjuk itu sesuai dengan hasil visum jasad korban yang sudah keluar. Keterangan beberapa saksi dan barang bukti di tempat kejadian perkara juga mengarah pada dugaan pembunuhan. (c9/fat/rmc)
Editor : Shuvia Rahma