Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Di Pasar Tumpang, Ada 22 Ton Minyak Goreng Murah

Mahmudan • Kamis, 26 Mei 2022 | 15:30 WIB
BAKSOS: Pemilik Minyak Goreng (Kuda Group) Toni Surya Hartanto mengisi jeriken berisi migor curah, untuk didistribusikan kepada warga yang antre di Pasar Tumpang, kemarin.
BAKSOS: Pemilik Minyak Goreng (Kuda Group) Toni Surya Hartanto mengisi jeriken berisi migor curah, untuk didistribusikan kepada warga yang antre di Pasar Tumpang, kemarin.
TUMPANG – Untuk kali ketiga, CV Toko Migor (Kuda Group) menggelontorkan minyak goreng (migor) bersubsidi di Bumi Kanjuruhan. Jika sebelumnya memasok puluhan ton migor di Pasar Kepanjen dan 12 ton migor di Pakisaji beberapa waktu lalu, kemarin (25/5) kembali menyalurkan 22 ton migor di Pasar Besar Tumpang. Harganya lebih murah dibanding migor di lokasi lain.

Anak dari Pemilik Minyak Goreng Kuda Group William Surya Hartanto mengatakan, penjualan migor bersubsidi kali ini terdapat penurunan harga dari sebelumnya. Saat di Pasar Pakisaji beberapa waktu lalu, dia menjual dengan harga Rp 15.500 per kilogram. Itu sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi).

Kini menjual lebih murah lagi, yakni Rp 14.500 per kilogram. ”Penurunan ini diharapkan pedagang bisa berjualan dengan harga Rp 15.500, sesuai HET yang ditetapkan pemerintah,” ucap dia.

Adapun alasan penurunan harga jual dari sebelumnya untuk mendukung program pemerintah dengan HET yang sudah ditentukan. Sebab, selama dia operasi pasar, William melihat pembeli didominasi pedagang. ”Jika saya jual Rp 15.500 sesuai HET, khawatirnya mereka akan menjual lagi dengan harga lebih tinggi," ucap dia.

Sedangkan Pemilik Minyak Goreng (Kuda Group) Toni Surya Hartanto mengatakan, pendistribusian migor oleh CV Toko Migor Karangploso ini yang disuplai PT Sawit Tunggal Arta Raya (PT.STAR).

Hadirnya PT STAR diharapkan bisa menjawab kebingungan masyarakat terkait kelangkaan migor. "Jika harga minyak mahal dan langka, yang susah bukan hanya ibu-ibu. UMKM (usaha mikro kecil menengah) juga susah. Dengan ini, harapannya ekonomi bisa lancar," ucap dia.(nif/dan) Editor : Mahmudan
#Subsidi #Minyak Goreng Murah #Kabupaten Malang