Adalah Kurniawan Teguh Eka,30, penjaga warung kopi yang mendapati tubuh korban dalam posisi telentang di teras yang dibuat tempat lesehan penikmat kopi sekitar pukul 07.30 WIB. "Saya kaget, tiba-tiba bapak itu meninggal dunia. Kata warga, tadi subuh dia masih salat di Masjid Kebonagung, tahu-tahu sudah meninggal dunia," ucapnya.
Sementara itu Sulika, 54, kakak Suliadi mengakui korban memiliki penyakit jantung, perut kembung, dan kaki membengkak. Hanya saja adiknya jarang mengeluhkan sakitnya. "Dia tidak pernah cerita, dia jarang ke sini. Kadang pulang, kadang tidak," ucapnya.
Selama ini, adiknya memang lebih suka keluar rumah setelah bercerai dengan istrinya. "Anaknya dibawa istrinya, jadi dia merasa tidak memiliki siapa-siapa," terang Sulika.
Sementara itu, Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo menyatakan, pihaknya tidak melakukan otopsi atas permintaan kelurga. "Jenazah langsung di bawa pulang keluarga korban untuk dikebumikan di TPU Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji,” tambahnya.(nif/nay) Editor : Mardi Sampurno