Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Semarak Malang Regency Ekskul Vaganza Kabupaten Malang

Mardi Sampurno • Senin, 25 Juli 2022 | 17:00 WIB
KOMPLET: Dialog yang digelar DP3A Kabupaten Malang dalam peringatan Hari Anak Nasional, Sabtu (23/7).
KOMPLET: Dialog yang digelar DP3A Kabupaten Malang dalam peringatan Hari Anak Nasional, Sabtu (23/7).
KEPANJEN- One day event diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sabtu (23/7) lalu guna menandai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Kabupaten Malang, bertempat di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

Sejak pagi hingga sore menjelang, Pendapa Kepanjen benar-benar riuh dengan kehadiran anak-anak perwakilan SDSMP di Kabupaten Malang. Dibuka dengan senam bersama, sekitar 200 siswa tampak gembira dan bersemangat. Keriangan itu semakin tampak ketika mereka mendapatkan es krim gratis dari panitia. Juga saat selebrasi pelepasan balon menandai peringatan HAN.

Kemeriahan tersebut tak hanya sampai di sana. Lomba mading 3D, lomba menggambar, serta lomba cipta menu dengan juri Ketua 1 TP PKK Kabupaten Malang Hj Hanik Dwi Martya, centralle gelato, dan pihak yang berkompeten lainnya membuat suasana bertambah meriah.

Sebagai pelengkap kegiatan, dihadirkan pula kegiatan edukasi lalu lintas bagi anak usia PAUD dan TK serta pemeriksaan tumbuh kembang anak oleh tenaga kesehatan.

Sebagai puncak acara, dialog bertemakan Anak Terlindungi, Indonesia Maju dihadirkan dengan pokok bahasan pentingnya menciptakan ruang tumbuh yang sehat dan menyenangkan bagi anak Indonesia. Hadir sebagai narasumber di antaranya Ketua HIMPSI M.Salis Yuniardi M.Psi, Kanit PPA Sat Reskrim Polres Malang Aipda Erlehana br Maha SH, Kepala DP3A drg Arbani Mukti Wibowo, serta ahli gizi dr Niluh SPA. Mendukung secara virtual, hadir pula anggota komisi IX DPR RI dapil Malang Raya Krisdayanti yang menyampaikan kesungguhannya dalam merelisasikan keberadaan Kabupaten Malang sebagai Kabupaten Layak Anak.

Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto mengatakan, momentum HAN tahun ini menjadi sebuah peringatan bagi pemangku kebijakan bahwa pemenuhan dan hak dan Perlindungan anak menjadi tanggung jawab bersama. "Maka dari itu, mulai sekarang kita harus bekerja bersama untuk merangkul anak-anak. Para guru, orang tua, maupun pendamping lainnya juga harus senantiasa menghormati dan menjamin hak-hak mereka," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Didik juga sempat berinteraksi langsung dengan anak-anak di sana. (fin/nen) Editor : Mardi Sampurno
#Ekskul Vaganza #hari anak nasional #Kabupaten Malang