Kegiatan ini bertemakan Bangunlah Jiwa dan Badannya Untuk Indonesia Raya yang diikuti 17 Desa khusus Kecamatan Singosari. Kegiatan ini juga dihadiri 4.000 peserta yang terdiri dari PKK, Fatayat, UMKM, dan warga masyarakat.
Selain itu, acara ini juga diikuti senam SICITA (Senam Indonesia Cinta Tanah Air) secara serentak dengan mengenalkan lagu-lagu khas Indonesia. Selain senam juga terdapat stan bazar aneka makanan serta produk UMKM yang berjumlah 25 stan. Mereka memamerkan produk unggulannya untuk dipasarkan kepada masyarakat.
Ketua Srikandi Merah Putih Hanik Dwi Martya, mengatakan, peserta yang sudah dikukuhkan dari perwakilan desa di Kecamatan Singosari berharap bisa menjadikan langkah dalam hal cinta perempuan. " Kita awali di Kecamatan Singosari dulu, nanti akan beranjak di 33 Kecamatan di Kabupaten Malang," terangnya.
Tak hanya itu, dalam acara ini benar-benar bisa mengangkat perekonomian masyarakat seperti halnya pelaku UMKM. Sebab, Srikandi sendiri memiliki misi dalam proses perjuangan menggerakkan seluruh sektor sosial yang meliputi perekonomian, perdagangan. Sehinggga nantinya, semua pelaku usaha mendapatkan ruang untuk leluasa memasarkan hasil karya di setiap masing-masing desa. " Dari gerakan Srikandi Merah Putih ini seperti pelaku UMKM, pedagang kaki lima bisa terbantu. Karena kami saling bergandeng tangan. Kami akan wadahi itu," terangnya.
Maka dari itu, Hanik Dwi Martya berharap kegiatan ini merupakan support kepada masyarakat sekaligus kepada PDI Perjuangan bagaiamana PDI Perjuangan hadir kepada masyarakat khusunya di segmen perempuan dan usaha. "UMKM ini sudah ada di bawah binaan dan pelatihan tertentu, namun srikandi hadir dalam rangka menguatkan bagi pelaku UMKM agar prodak itu lebih bersaing. Tak hanya itu, Srikandi juga bergandeng bersama dalam memajukan perempuan seperti halnya Fatayat, PKK yang harus kita gandeng bersama," ucap dia.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengatakan, Srikandi merah putih itu badan atau sayap partai PDI Perjuangan, yang mana, ia bergerak untuk merangkul masyarakat penggerak perempuan dalam beberapa hal salah satunya Fatayat, PKK, dan pelaku usaha. "Tidak hanya Kecamatan Singosari saja. Nanti di 33 Kecamatan Insya Allah dalam dua minggu ke depan akan kami agendakan untuk bersama-sama kita bergandeng tangan," terang dia.
Kepada mereka Ia mengimbau untuk terus tetap produktif mendapatkan pendapatan dari pelaku usaha ini karena itu adalah mata pencaharian. "Selain ini, juga kita kenalkan prodak yang di lahirkan PDI Perjuangan dalam mengenalkan senam bernuansa lagu cinta tanah air kepada masyarakat. Harapannya Srikandi ini juga hadir menjadi bagian dari gerakan masyarakat," tutup dia.
(nif/mas) Editor : Mardi Sampurno