Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Poles Gunung Kawi Jadi Wisata Budaya dan Rohani

Mardi Sampurno • Jumat, 12 Agustus 2022 | 23:20 WIB
Photo
Photo
GUNUNG Kawi di Kecamatan Wonosari menjadi jujukan ziarah bagi masyarakat dari berbagai daerah. Namun nuansa mistik dan dianggap sebagai tempat mencari pesugihan masih kental terasa. Image itulah yang ingin diubah oleh Pemkab Malang dengan lebih menonjolkan wisata budaya dan rohani.

Semangat menjadikan Gunung Kawi sebagai destinasi wisata tersebut kini tengah disiapkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang. “Kami sudah mendapat arahan dari Pak Bupati setelah melakukan kunjungan ke Gunung Kawi. Dari sisi image, Pemkab ingin agar citra Gunung Kawi berubah. Bahwa sejatinya, di sana itu lebih ke wisata rohani dan budaya,” ujar Kepala Disparbud Kabupaten Malang, Purwoto kepada Jawa Pos Radar Malang Selasa malam (9/8).

Sebelumnya, Bupati Malang H M. Sanusi datang ke Pesarean Gunung Kawi. Di sana, warga menggelar wayangan. Konsep wisata budaya seperti ini akan ditonjolkan Disparbud di Gunung Kawi. Karena itu, Pemkab mendukung semua kegiatan budaya di sana. Tak terkecuali pagelaran seni tradisi.

“Selama ini orang ke sana disebut cari pesugihan. Kita ubah itu. Makanya rutin ada kegiatan-kegiatan suroan yang berbau budaya. Kegiatan rohani juga kita dorong,” sambung mantan Camat Wajak tersebut. Dengan memakai dua tema ini, Purwoto yakin kesan tentang Gunung Kawi pelan-pelan bisa berubah.

Diakui atau tidak, wisatawan mulai berdatangan ke Gunung Kawi. Untuk menyambut wisatawan, warga pengelola wisata perlu berbenah. Dengan mengubah imej sebagai wisata budaya, kawasan ini akan semakin bisa diterima. Bahkan, saat ini, Purwoto menerima laporan bahwa Gunung Kawi mulai ramai. “Ada peningkatan kunjungan begitu pandemi Covid-19 melandai. Padahal ini bukan di hari libur. Banyak orang berdatangan, baik roda empat dan roda dua. Kalau hari-hari libur, Sabtu Minggu, malam Jumat legi, lebih rame lagi,” sambung Purwoto. Karena itu, potensi wisata ini tak boleh dilepaskan.

“Kami sangat mendukung Gunung Kawi berkembang pesat. Kita dorong wisata budaya dan rohani di sana. Parkiran, hotel, penginapan, kuliner sampai oleh-oleh mulai bergeliat. Warga sekitar semakin memperoleh manfaat atas kunjungan. Inilah misi pariwisata yang perlu didukung,” tutupnya.(fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#budaya dan rohani #Wisata #gunung kawi