Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jembatan Jatirejoyoso Sedot Dana Rp 550 Juta

Mardi Sampurno • Senin, 12 September 2022 | 01:43 WIB
GANTIAN: Pengendara sepeda motor melewati jalan darurat di samping jembatan yang sedang dibangun. (YUDISTIRA/RADAR MALANG)
GANTIAN: Pengendara sepeda motor melewati jalan darurat di samping jembatan yang sedang dibangun. (YUDISTIRA/RADAR MALANG)
KEPANJEN – Pengerjaan jembatan yang menghubungkan wilayah Jatirejoyoso dan Penarukan, Kecamatan Kepanjen tengah dikebut. Akses kendaraan di jalur tersebut sempat terputus karena jembatan mengalami kerusakan. Untuk perbaikan jembatan, Pemkab Malang mengucurkan anggaran Rp 750 juta.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Suwignyo menyatakan, perbaikan jembatan dilakukan untuk menghubungkan kawasan Jatirejoyoso dan Penarukan. ”Sehingga kami anggarkan di APBD 2022 dan saat ini sudah mulai pengerjaan,” kata Suwignyo kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin.

Dari pantauan di lapangan, konstruksi jembatan sudah dibongkar. Material batu dan pasir menumpuk di sisi timur jembatan. Sisi timur merupakan wilayah Penarukan Kepanjen. Sedangkan, di sisi barat, adalah Jatirejoyoso. Jalur tersebut tak lagi bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.

Di kedua ujung jalan, terdapat pengumuman jalan sedang dalam perbaikan. Sepeda motor masih bisa melintas. Sebab, warga membangun jalur darurat di samping jembatan yang diperbaiki. Jalan darurat dari bambu hanya bisa  dilewati sepeda motor. Pengendara yang berboncengan harus turun dari motor. Dari data LPSE Kabupaten Malang, jembatan Jatirejoyoso telah diumumkan lelangnya Juli lalu.

Pemenangnya CV Garuda Raya Wicaksono, asal Dilem Kepanjen yang mengajukan nilai Rp 550 juta. Suwignyo berharap rekanan sebaik-baiknya mengerjakan pembangunan jembatan. Dia juga mengharap jembatan bisa tuntas secepatnya. “Pemkab Malang menargetkan jembatan ini tuntas sebelum akhir tahun. Sehingga akses lalu lintas Jatirejoyoso-Penarukan bisa normal lagi,” tutupnya.(fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#Jembatan Jatirejoyoso #Rp 550 Juta #Dana #Sedot