Pembangunan jalan sepanjang 1,2 kilometer itu saat ini telah mencapai 60 persen. Begitu pula dengan Kepanjen-Sumbermanjing Kulon (Sumakul) yang juga sudah dimulai. Bahkan ada pula usulan kabupaten dengan pangkalan TNI AL (Lanal) untuk memperbaiki jalan dari spot JLS menuju pantai Kondang Iwak sejauh 11 kilometer. “Penganggaran kami usulkan ke Pemprov Jatim. Ini sangat layak untuk ditindaklanjuti,” ucap kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Ir Romdhoni.
Terkait jalan-jalan rusak karena tidak bisa diperbaiki akibat pemangkasan anggaran selama dua tahun kemarin, tahun ini juga menjadi prioritas. Tambahan anggaran untuk rekontruksi diharapkan bisa menyelesaikan perbaikan jalan yang tidak tertangani maksimal. “Tahun 2022 sudah tampak progressnya. Harapannya, bisa tuntas akhir tahun nanti,” ujarnya.
Menurut Romdhoni, pengerjaan jalan yang tidak selesai di 2022 akan dilanjutkan tahun depan. Beberapa contohnya adalah jalur Selorejo-KrisikBlitar, Krebet-Gondanglegi dan Gunungkawi-Wagir. “Untuk Gunung Kawi-Wagir, ada sambungan jalan cukup lebar menuju Greenfields,” kata dia.
Akses lain yang juga bakal berlanjut di 2023 adalah jalan yang menghubungkan Sumbermanjing Kulon (Sumakul) dengan Donomulyo. Lalu, Kepanjen-Pagak-Sumakul. “Kerusakan jalan di beberapa ruas tersebut merupakan akumulasi akibat tidak ada pengerjaan selama pandemi. Sebagian diatasi tahun ini, sebagian lagi bersambung tahun depan,” terang Romdhoni. (nen) Editor : Mardi Sampurno