Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siapkan Pemulihan Psikologis Komunal

Mardi Sampurno • Kamis, 13 Oktober 2022 | 17:07 WIB
Ilustrasi Trauma Healing
Ilustrasi Trauma Healing
 

KEPANJEN – Pemkab Malang melakukan upaya pemulihan psikologis bagi korban Tragedi Kanjuruhan dengan konsep komunal. Khususnya bagi Aremania yang mengalami trauma maupun gangguan psikologis. Termasuk melibatkan para pemain Arema FC.

Perwakilan kepala desa se-Kabupaten Malang Jamhuri menyatakan, masih ada banyak Aremania yang membutuh pendampingan pemulihan psikologis tersebut. “Ada warga desa kami yang sebelum insiden, selalu suka bercerita soal Arema. Tetapi begitu menjadi korban insiden ini, dia sama sekali tidak mau bicara soal itu. Memang fi siknya baik-baik saja. Tetapi, mental ternyata menjadi persoalan. Ini harus diselesaikan bersama-sama,” kata Jamhuri dalam rapat internal Pemkab dalam penanganan korban insiden Kanjuruhan, kemarin.

Sekretaris Tim Trauma Healing Kabupaten Malang drg Arbani Mukti Wibowo mengamini. Menurutnya, layanan pendampingan psikologis bisa dilakukan secara komunal. Dengan cara, menghadirkan satu psikolog dan satu tenaga bantu untuk pemulihan. Pasalnya, jumlah suporter yang terdampak peristiwa ini, setidaknya puluhan ribu.

“Mengapa puluhan ribu? Karena yang hadir dalam pertandingan malam itu adalah 42 ribuan orang. Itu adalah target minimal untuk pemulihan psikologis. Karena itu perlu ada pemulihan konsep komunal tersebut,” jelas Arbani yang juga Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang.

Sampai saat ini, banyak anak-anak dan remaja yang terkena mental. Mereka adalah siswa-siswi se-Kabupaten Malang, yang kebetulan berada di stadion pada hari nahas itu. Menurut Arbani, Pemkab Malang tidak bisa bekerja sendiri. ”Perlu ada kolaborasi. Supaya, bisa semaksimal mungkin menjangkau banyak orang,” terangnya.

Sementara itu, Media Officer Arema FC Sudarmaji sangat mendukung konsep pemulihan psikologis secara komunal. Bahkan, Arema FC siap ambil bagian. “Pemain bisa diikutkan dalam pemulihan psikologis komunal ini. Karena, selain suporter, pemain Arema juga butuh pemulihan psikologis. Dengan saling bertemu dalam pemulihan psikologis komunal, Aremania dan pemain Arema bisa saling mengobati,” kata Sudarmaji. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#trauma healing #Tragedi Kanjuruhan #psikolog #Arema