Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Siapkan 3.000 Bronjong dan Bantuan Alat Berat

Mardi Sampurno • Rabu, 9 November 2022 | 06:19 WIB
BUTUH BANTUAN: Kondisi sungai yang melintasi Dusun Sukomaju, Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading usai banjir dan butuh normalisasi menggunakan alat berat. YUDISTIRA/RADARMALANG
BUTUH BANTUAN: Kondisi sungai yang melintasi Dusun Sukomaju, Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading usai banjir dan butuh normalisasi menggunakan alat berat. YUDISTIRA/RADARMALANG
KEPANJEN – Upaya mengantisipasi banjir susulan di wilayah Malang Selatan digeber Pemkab Malang. Sedikitnya 3.000 bronjong dan 2.000 karung pasir segera dikirimkan ke lokasi bencana. Pengerukan sungai juga dilakukan dengan menggunakan alat berat.

”3.000 bronjong itu satu unitnya punya dimensi 2 x 1 meter. Ya kira-kira bisa mencakup sekitar 6.000 meter persegi,” terang Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU-SDA) Kabupaten Malang Khairul Isnaini Kusuma. Pihaknya juga mengupayakan 2.000 sandbag atau kantong pasir. Termasuk pengerahan alat berat yang dibutuhkan untuk normalisasi sungai.

Khairul yang akrab disapa Oong menjelaskan, bantuan bronjong, karung pasir dan alat berat tersebut diajukan ke dua instansi. Yakni Balai Besar Wilayah Sungai Brantas sebagai representasi pemerintah pusat dan Dinas PUSDA Jawa Timur. “Dalam waktu dekat akan dikirim. Nanti untuk pasang bronjong butuh bantuan masyarakat. Karena Dinas PU SDA tidak punya tenaga,” tambahnya. Bahkan, kalau ada batu atau material sisa banjir yang masih terdampar, bisa dipakai.

Bronjong tersebut akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak banjir. Baik di Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading; Desa Pudjiharjo, Kecamatan Tirtoyudo dan Desa Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. ”Total ada puluhan titik yang rusak dan sedang kami verifikasi ulang. Sehingga ada skala prioritas pembenahan,” terangnya.

Untuk normalisasi sungai, Oong juga sudah mengajukan bantuan ke UPT Lumajang. ”Itu punya provinsi. Di sana punya alat berat. Misalnya ekskavator long arm dan amfibi. Ini agar saluran air bisa normal. Sedimen kita angkat dari sungai,” tambahnya.

Sementara itu, warga Dusun Sukomaju A, Desa Lebakharjo Kecamatan Ampelgading membutuhkan secepatnya normalisasi sungai. Contohnya sungai yang berada di batas dusun Sukomaju A dan dusun Krajan 2. Mujiatun, 55, warga Sukomaju A meminta alat berat dikirimkan ke sana. “Ini banjir bawa material batu yang besar-besar. Air jadi tidak lancar dan terhambat. Kalau air tidak lancar dan tidak ada pengerukan, sungai meluber ke rumah-rumah kami,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang ditemui di lokasi. (fin/nay) Editor : Mardi Sampurno
#Normalisasi #Antisipasi Banjir Susulan #alat berat #bronjong