Itu bukan prestasi pertama yang diukir SMK NUSA. Sebelumnya, SMK NUSA meraih emas di ajang LKS Nasional 2016 dan melaju ke World Skill Competition di Abu Dhabi, 2017 lalu. ”Alhamdulillah untuk emas yang kami raih. Semoga prestasi kali ini bisa sampai tingkat Asia, bahkan Internasional,” ujar Kepala SMK NUSA Drs H Abdul Mujib Syadzili Msi, kemarin.
Ada dua bidang yang diikuti tim dari SMK NUSA. Pertama, bidang Health And Social Care. Siswa yang diterjunkan adalah Aisyah Nur Lailia dengan pembimbing Anis Khilya Khasnatil Laili SKep Ns. Tim ini meraih peringkat enam.
Kemudian bidang kedua adalah Landscape And Gardening yang diwakili Liseno dan Ahmad Reza. Tim ini dibimbing oleh Mudi Saputro Saptoyuwono. Hasilnya, meraih medali emas.
Kunci suskes SMK NUSA meraih prestasi tidak lepas dari peran sekolah dalam memfasilitasi guru. Misalnya melalui workshop dan kursus untuk meningkatkan mutu.
Selain itu, lulusan sekolah yang ingin berwirausaha juga dibimbing, dimodali dan diarahkan. Sedangkan bagi lulusan yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, dibukakan link sampai dengan luar provinsi. Tujuannya agar alumnus SMK NUSA bisa meraih cita-citanya.
Untuk diketahui, SMK NUSA memiliki 6 bidang studi. Mulai Agribisnis pengolahan hasil pertanian (APHP), Agribisnis Tanaman Pertumbuhan (ATP), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) dan Keperawatan.
”Ke depan, empat bidang studi yang belum maksimal bisa segera merevitalisasi guru, wali kelas, dan siswa. Agar pada tahun depan bisa berprestasi,” katanya.
”Siswa dan siswi kami menjadi lulusan yang hebat dan luar biasa untuk meraih tujuan pendidikan SMK NUSA yakni BMW,” tambahnya. BMW adalah target lulusan SMK NUSA untuk Bekerja 60 persen serapan, Melanjutkan Kuliah 25 persen serapan, Wirausaha 15 persen serapan. (bes/dan) Editor : Mardi Sampurno