“Jadi, car free day Kepanjen akan difokuskan di koridor utama ibu kota Kabupaten Malang. Yaitu, mulai perempatan Jalan Sultan Agung ke timur. Serta, pertigaan PLN Jalan Panji sampai Yonzipur,” kata Didik kepada Jawa Pos Radar Malang di sela peresmian Jembatan Kedungpedaringan, Kepanjen, kemarin.
Menurut Didik, car free day Kepanjen ini akan jadi ikon wisata baru yang rutin. Wacana ini ingin menghidupkan kembali gaung Kepanjen sebagai ibu kota Kabupaten Malang. Sebelum pandemi, kegiatan minggu pagi terpusat di Stadion Kanjuruhan. Sekarang, setelah pandemi, ibu kota dihidupkan lewat car free day di koridor Kepanjen.
Didik menyebut, car free day Kepanjen akan menjadi ajang perputaran ekonomi dan sport tourism. “Sebab, masyarakat bisa jalan-jalan dari ujung barat ke timur, bahkan ke selatan. Nah, kesempatan bagi UMKM lokal Kepanjen, para pegiat usaha mikro, untuk tampilkan produk unggulannya,” jelas Didik.
Dia juga menyebut, car free day Kepanjen diwacanakan mengusung konsep table top. Tetapi, pertemuan bisnis yang dilakukan adalah antara UMKM dan perbankan. Ini tak lepas dari program Bupati Malang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemkab Malang bersedia membayar bunga kredit usaha rakyat (KUR).
“Program Pemkab dan OJK adalah membayar bunga KUR 6 persen. Sehingga, pemilik usaha cukup bayar pokoknya saja. Plafon yang tersedia adalah Rp 30 miliar. Artinya, kalau tidak dimanfaatkan UMKM kan sayang. Maka, kami pertemukan UMKM dan perbankan di car free day Kepanjen ini,” jelas Didik.
“Apalagi, jalur alternatif sudah selesai dituntaskan. Semoga bisa terlaksana Januari 2023 mendatang,” tambahnya. Jalur alternatif untuk mendukung car free day itu adalah jembatan Kedungpedaringan. Selama ini, jalur ini rusak karena jembatan lama rontok. Sehingga, akses jalan Penarukan, Kepanjen ke Kedungpedaringan terpotong.
Dengan adanya jembatan baru Kedungpedaringan, car free day Kepanjen bisa diwujudkan. Sebab, pengalihan pengguna jalan dari arah Sukoharjo dan Ketapang yang ingin ke barat bisa dilakukan. Mereka bisa lewat jembatan baru bila ingin menuju arah barat, tembus di kantor Kejaksaan Kepanjen.
Begitu juga, pengguna jalan dari Pasar Kepanjen yang ingin ke timur, bisa lewat jalur kantor Kejaksaan tembus perempatan Yonzipur. (fin/lid) Editor : Mardi Sampurno