Wakil Bupati Malang Drs H Didik Gatot Subroto SH MH beserta jajaran Forkompinda Kabupaten Malang, para kepala perangkat daerahserta Muspika Sumawe juga turut uji adrenalin.
Layaknya wisatawan yang berkunjung, wakil bupati dan rombongan pun diperlakukan sama. Mereka benar-benar dimanjakan oleh warga setempat. Ada tujuh titik yang dikunjungi dalam gelaran inu.
Start dari Kantor Desa Sidoasri, wakil bupati Malang bersama rombongan menuju UMKM Kopi Thung Desa Sidoasri. Di sana, mereka menyaksikan secara langsung proses produksi UMKM Kopi Thung sekaligus menikmati suguhan kopi yang diseduh.
Beranjak ke titik tiga, wabup menyaksikan prosesi penyulingan minyak cengkeh Desa Sidoasri, berlanjut ke titik ke 4 untuk menyusuri sungai dan dimanjakan dengan pemandangan hutan bakau. Di titik ini, para wisatawan diajak menanam pohon nyamlung setelah menyusuri sungai.
Tarian Kuda Lumping pun turut ditampilkan di titik enam, yakni di kawasan wisata Pantai Perawan. Sekaligus secara simbolis meresmikan jembatan Permadi Desa Sidoasri.
Dengan antusias, wabup menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Terutama mereka yang telah berkontribusi dan memberikan dukungan secara optimal demi berjalannya kegiatan ini.
"Mudah-mudahan, ikhtiar yang kita laksanakan demi kemajuan dan perkembangan sektor pariwisata di Kabupaten Malang ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar juga dalam lingkup yang lebih luas," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Malang, lanjut wabup, terus berupaya untuk menggenjot potensi wisata yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.
Di samping menyimpan nilai budaya dan warisan sejarah, keberadaan Desa Wisata Sidoasri diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Di sisi lain, guna meningkatkan geliat roda perekonomian di Desa Sidoasri, pihaknya juga mendukung adanya upaya dari seluruh stakeholders dalam mengembangkan potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
"Seperti kita ketahui bersama, UMKM merupakan salah satu roda penggerak ekonomi yang memiliki stabilitas tinggi di tengah gejolak perekonomian global," terang Didik.
"Maka di samping menjadi pondasi bagi kesejahteraan masyarakat, keberadaan UMKM juga dapat disinergikan sebagai salah satu strategi pendukung dari promosi pariwisata di Desa Sidoasri," sambungnya.
Menurutnya, akses menuju Desa Sidoasri memang cukup menantang. Harapannya, Jalan Lintas Selatan (JLS) segera terkoneksi diakhir masa jabatan Presiden Jokowi. Dengan begitu, akses menuju Desa Sidoasri menjadi lebih mudah.
"Kelebihan Desa Sidoasri, selain potensi wisatanya adalah jaringan internetnya bagus, maka, ayo Pokdarwis dan warga Sidoasri juga turut aktif mengupload foto dan promosi potensi wisata sidoasri di medsos biar paket wisata yang sudah ada semakin ramai," beber wabup.
Di tempat yang sama, Kepala Disparbud Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk mendongkrak jumlah wisatawan.
Di antaranya dengan cara memermak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malang. "Kami akan mempersiapkan daya tarik wisata, termasuk yang ada di Malang Selatan," ujar dia.
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, diterangkan Purwoto, salah satunya dengan mengembangkan potensi penginapan di tempat wisata. (Jprm3/ren/nen) Editor : Neny Fitrin