PAKIS – Nasib nahas menimpa Giman, warga Dusun Bugis, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Rabu pagi (9/8). Saat pergi berobat ke rumah sakit, rumahnya terbakar dilalap api. Diduga, kebakaran dipicu obat nyamuk bakar yang lupa dimatikan saat korban meninggalkan rumah.
"Pemilik rumah sejak pagi sudah ke rumah sakit untuk cuci darah," kata Sofyan, tetangga korban. Biasanya, korban ditemani keluarganya berangkat lebih pagi untuk mendapatkan antrean lebih awal di rumah sakit. Dalam sepekan, korban melakukan cuci darah sebanyak dua kali.
Diduga, obat nyamuk bakar masih menyala saat korban berangkat ke rumah sakit. Akibatnya, api membakar dua kamar dan ruang tamu. Beruntung bagian dapur dan toko tidak sampai ikut terbakar setelah warga melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Api benar-benar padam setelah tim Damkar Kabupaten Malang datang dengan mengerahkan 3 unit mobil pemadam. "Penyebab kebakaran itu karena pemilik rumah lupa mematikan obat nyamuk bakar," tambahnya.
Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang di lokasi kejadian, sejumlah tetangga korban sedang melakukan pembersihan rumah Giman. Rencananya, rumah tersebut akan dibangun kembali dengan swadaya masyarakat. (pri/nay)
Editor : Ahmad Yani