Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Stadion Kanjuruhan Mulai Direnovasi Pekan Depan, Kata Bupati Malang

Yudistira Satya Wira Wicaksana • Kamis, 7 September 2023 | 18:00 WIB
Menurut Bupati Malang HM Sanusi, Stadion Kanjuruhan akan direnovasi mulai pekan depan
Menurut Bupati Malang HM Sanusi, Stadion Kanjuruhan akan direnovasi mulai pekan depan

KABUPATEN – Renovasi Stadion Kanjuruhan akan segera digarap.

Jika tidak ada aral, maka pengerjaan dimulai pekan depan, kata Bupati Malang HM Sanusi.

Sebab Senin lalu (4/9) sudah ada penandatanganan antara kontraktor pemenang lelang.

Yakni PT Waskita Karya dengan Pemkab Malang serta Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR)

”Paling tidak, Jumat minggu depan sudah mulai pengerjaan (Stadion Kanjuruhan),” ujar Bupati Malang M. Sanusi kemarin (6/9).

Orang nomor satu di Pemkab Malang itu menegaskan, Stadion Kanjuruhan tidak akan dibongkar sepenuhnya.

”Stadion hanya akan direnovasi agar sesuai standar," kata Bupati.

Sesuai standar FIFA, tribun reguler dan VIP yang sebelumnya bersifat terbuka tanpa pembagian tempat duduk, rencananya akan diganti menjadi single seat.

Sehingga kapasitas yang sebelumnya 40.000 orang berkurang menjadi 21.000 orang.

Selain itu, Sanusi melanjutkan, perbaikan lain yang akan dilakukan yakni pintu, tangga, fasilitas penonton, fasilitas pemain, dan area pertandingan.

Pintu stadion diperbaiki karena terdapat pintu yang tidak ada jarak dengan anak tangga dan elevasinya terlalu curam.

Sedangkan tangga-tangga yang diperbaiki karena di tribun ekonomi yang curam dan sempit.

Fasad atau tampak depan stadion pun akan diubah dengan penambahan ornamen-ornamen yang lebih baru.

Seperti bentuk oval yang bersambung dan bergelombang.

Sedangkan untuk mempertahankan ciri khas Arema yang identik dengan warna biru, dia mengatakan, dinding bagian depan akan dicat menggunakan warna tersebut.

”Waktu kontrak sesuai kesepakatan itu 15 bulan. Namun diharapkan tidak sampai 12 bulan sudah selesai," kata dia.

Dengan demikian, Sanusi mengatakan, pengerjaannya akan dikebut.

Meski begitu, tetap memperhatikan standar keselamatan yang telah ditentukan.

Sesuai standar FIFA, katanya, juga tidak boleh ada kios dan Pedagang Kaki Lima (PKL) di dalam kompleks stadion.

Sehingga mereka harus direlokasi.

"Nanti kami akan bangun tempat relokasi sementara. Relokasinya masih menunggu Bank Jatim," ujar Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Firmando Hasiholan Matondang.

Ketika renovasi sudah dimulai, dia berharap relokasi kios juga berjalan.

Salah satu alternatifnya, katanya, relokasi akan menggunakan tenda terlebih dahulu dulu.

Tempat relokasi juga masih terdapat dua alternatif.

Yakni di depan kolam renang dan di belakang stadion.

"Kalau ada perubahan, akan kami komunikasikan dengan Bank Jatim,” kata Mando.

Selain sekitar 50 kios yang akan direlokasi, pihaknya juga akan menertibkan PKL.

"Setelah pedagang di kios sudah direlokasi, kami akan menata PKL. Kemudian permainan anak-anak," pungkasnya.(yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#stadion kanjuruhan #Bupati Malang