KABUPATEN – Jumlah penumpang pesawat di Bandara Abdulrachman Saleh diperkirakan meningkat 20 persen selama libur Natal dan tahun baru (Nataru).
Peningkatan tersebut mulai terlihat sejak 19 Desember lalu.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pihak bandara membuka 11 penerbangan tambahan atau extra flight.
Dari pantauan koran ini kemarin (25/12), suasana bandara memang lebih ramai.
Beberapa penumpang terlihat mengantri di pintu masuk untuk menjalani pemeriksaan sebelum check in.
Ada yang melakukan keberangkatan untuk mudik, liburan, hingga berwisata.
Menurut Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widyatmoko, pihaknya menerima angkutan Nataru mulai 19 Desember 2023 hingga 3 Januari 2024.
”Selama Nataru, kami bekerja sama dengan Lanud Abdulrachman Saleh, maskapai, hingga tim karantina,” kata dia.
Selain itu, ada permohonan extra flight dari dua maskapai, yakni Batik Air dan Citilink.
Pada maskapai Batik Air, extra flight berlangsung pada 23 Desember, 26 Desember, 1 Januari, serta 2 Januari.
Sementara untuk Citilink tanggal 27 Desember, 28 Desember, 29 Desember, 30 Desember, 31 Desember, 2 Januari, dan 3 Januari.
”Itu berlaku perjalanan pulang maupun pergi,” imbuh Cahyo.
Adanya permohonan extra flight dari maskapai itu karena jumlah penumpang diprediksi mengalami peningkatan.
Misalnya saja pada 23 Desember lalu, ada dua extra flight dan tujuh penerbangan reguler.
Dalam satu hari, jumlah penumpang mencapai 2.205 orang.
”Untuk Sabtu pekan depan, tepatnya pada 30 Desember kami memprediksi lebih dari 2.000 orang juga,” terang Cahyo.
Sementara normalnya, dalam satu hari ada enam penerbangan.
Namun, rutenya tidak berbeda, yakni Jakarta – Malang – Jakarta.
Di samping extra flight, ramainya penumpang juga terlihat dari load factor atau tempat duduk yang terisi di pesawat.
”Satu pesawat memiliki kapasitas antara 154 sampai 180 penumpang. Nah, load factor pesawat saat ini mencapai 93 persen. Apalagi sudah tidak ada pembatasan,” imbuh dia.
Untuk arus balik, lanjut Cahyo, akan berlangsung pada 2 Januari 2024.
Meski sekarang penerbangan tidak lagi dibatasi, dia menghimbau agar para penumpang selalu menggunakan masker.
Terutama jika berada dalam kondisi kurang sehat.
”Kemudian, para penumpang kami imbau agar datang lebih awal ke bandara untuk menghindari kemacetan,” tandasnya.
(mel/by)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana