SINGOSARI - Infrastruktur jalan di Kabupaten Malang belum sepenuhnya layak. Apalagi di pelosok, masih ada ruas jalan yang perkerasannya masih berupa tanah. Salah satunya di Dusun Pusung, Desa Wonorejo, Kecamatan Singosari. Jalan sepanjang 700 meter tersebut tidak dapat sembarangan diakses. Bila mengendarai mobil sebaikanya menggunakan jenis 4x4. Sementara untuk sepeda motor, disarankan menggunakan trail.
Bupati Malang H M. Sanusi mengatakan, ada sekitar 102 KK yang menempati dusun terpencil itu. Menurutnya, perekonomian warganya juga tidak terlalu bagus. Untuk itu, kemarin (23/1), ketika sambang dusun terpencil, kegiatan yang bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) juga membagikan paket sembako untuk 102 KK itu. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyerahan bantuan bedah rumah secara simbolis kepada sejumlah warga.
“Untuk jalannya memang butuh dibangun. Saat ini, status tanahnya memang sebagian besar milik Perum Perhutani. Namun, kami tetap akan memperbaiki jalan sesuai prosedur,” kata Sanusi. Menurutnya, akses jalan tersebut memang perlu dibangun. Sebab, menjadi akses pintas masyarakat untuk menuju Kecamatan Jabung.
Sementara itu, Administrator Perum Perhutani KPH Malang Loesy Triana mengatakan, siap mendukung kegiatan Pemkab Malang untuk memperbaiki jalan tersebut. Sebab, akses itu memang dibutuhkan masyarakat, utamanya yang menempati Dusun Pusung untuk kegiatan sehari-hari.
“Kami juga sudah memohon bantuan, jika memang perbaikan jalan dilaksanakan, masyarakat juga tetap mengamankan kawasan hutan kami,” ujarnya. Sehingga, kedua pihak dapat menerima manfaat masing-masing. Selain itu, perbaikan jalan dengan panjang sekitar 700 meter dan lebar sekitar 3 meter tersebut juga akan mempermudah Perum Perhutani untuk memasuki kawasan hutan.
Dia menegaskan, dalam proses perbaikan nanti, tidak perlu ada pelepasan lahan dari Perum Perhutani. “Kami siap memberikan akses kepada masyarakat dalam mencari pekerjaan. Sehingga, dapat dilakukan perbaikan jalan tanpa pelepasan lahan,” pungkasnya. (yun/nay)
Editor : Ahmad Yani