KEPANJEN – Diduga mengantuk, pengendara motor asal Desa Cepokomulyo, Kecamatan Kepanjen mengalami kecelakaan. Sepeda motor Yamaha Mio J yang dikendarainya menabrak pohon trembesi di Jalan Raya Curungrejo, kemarin (11/7). Korban meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi yang dihimpun di lokasi, korban bernama Mahardika Baraka Ar Rayyan. Mulanya, remaja berusia 15 tahun itu melaju dari arah Kendalpayak (Pakisaji) menuju Cepokomulyo. Sesampai di tempat kejadian perkara (TKP), motor dengan nomor polisi (nopol) N 3998 EDE menabrak pohon di tepi jalan sekitar pukul 11.30.
"Tiba-tiba dia oleng ke kiri dan menabrak pohon," ujar Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang Ipda Joko Taruna di sela meninjau lokasi kemarin (11/7).
Berdasar video rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian, korban sudah oleng sejak beberapa meter sebelum menabrak pohon Trembesi. Pada saat tabrakan, korban dan motornya sempat terpental ke udara. Sebelum akhirnya terempas kembali ke tanah.
Joko mengatakan, hanya ada satu dugaan penyebab kecelakaan. "Kami menduga korban mengantuk saat berkendara. Hal itu yang menyebabkan dia lepas kendali atas kendaraannya," ungkap dia.
Akibat kejadian tersebut, motor matic warna hitam kombinasi kuning itu ringsek di bagian depannya. Headlamp dan fairing muka motor hancur. Hal itu mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 500 ribu.
Sedangkan untuk korban mengalami luka parah di kepalanya. Diduga ada pendarahan hebat yang menyebabkan darah keluar banyak dari hidung dan telinganya. Korban sempat dilarikan ke RSUD Kanjuruhan setelah kejadian. "Sayangnya saat mendapat perawatan, yang bersangkutan meninggal dunia," kata Joko.(biy/dan)
Editor : Mahmudan