PAKIS - Warga digegerkan dengan penemuan jasad bayi mengambang di sungai Bango, Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis.
Diduga, bayi tak berdosa itu sengaja dibuang, beberapa saat setelah dilahirkan.
Indikasinya, tali pusar bayi masih belum dipotong.
Informasi yang dihimpun di lokasi, jasad bayi perempuan itu ditemukan sekitar pukul 18.00, Sabtu lalu (13/7).
Mulainya, dua pemancing penasaran saat melihat benda mengambang dan tersangkut bebatuan di sungai.
Setelah didekati, ternyata benda tersebut adalah jasad bayi perempuan.
Baca Juga: Terbungkus Kain, Bayi Laki-Laki Ditemukan di Makam Tunjungsekar Malang
Kondisinya sudah menghitam dan beberapa anggota tubuh rusak.
Dua pemancing itu juga bertemu warga sekitar, yakni Suhartono, 54.
“Tiga saksi itu kemudian melapor ke pamong desa setempat,” kata Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto kemarin (14/7).
Sunarko menduga, bayi tersebut baru saja dilahirkan sebelum dibuang ke sungai.
“Perkiraan kami, usia kematian bayi tersebut antara satu sampai lima hari,” sebut Sunarko
Dari pemeriksaan di lokasi kejadian, polisi menyimpulkan tidak ada luka-luka tanda kekerasan di tubuh korban.
Kerusakan tersebut diperkirakan akibat proses pembusukan dan hantaman
benda di sungai akibat arus air.
Setelah evakuasi selesai pukul 21.36, jenazah langsung dibawa ke Instalasi
Kedokteran Forensik (IKF) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk dilakukan visum et repertum (VER).
Meski demikian, penyelidikan masih berlangsung.
“Kami masih mencari tahu sebab pasti kematian dan siapa orang tua yang tega membuang bayi malang tersebut,” tandas mantan Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Malang tersebut. (biy/dan)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana