Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Penggantian Pipa PDAM di Kabupaten Malang Kurang 4,5 Meter

Aditya Novrian • Selasa, 16 Juli 2024 | 19:15 WIB
TERUS DIKEBUT: Pekerja mengelas sambungan pipa jenis GIP milik PDAM di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang kemarin siang.
TERUS DIKEBUT: Pekerja mengelas sambungan pipa jenis GIP milik PDAM di Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang kemarin siang.

KABUPATEN - Penggantian pipa transmisi Perumda Tugu Tirta (PDAM) sudah memasuki bulan ketiga.

Kali ini pengerjaan sudah berpindah ke Desa Kidal, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin (15/7), tampak pekerja sedang melakukan pengelasan pipa yang sudah ada di dalam tanah.

Satu unit eskavator juga disiagakan untuk mengeruk tanah jika diperlukan.

Ketua Tim Pelaksana Swakelola Rehabilitasi Pipa Sumber Pitu Faisol Adib mengatakan, total panjang pipa yang diganti di Desa Kidal mencapai 900 meter.

Kini pengerjaan di sana tinggal menyisakan 4,5 meter.

Diperkirakan penggantian pipa yang tersisa bisa selesai dalam satu bulan.

Jika sudah selesai, pihaknya akan memasang drainase di bagian atas pipa.

”Kalau tidak dipasang drainase, tanah di atas pipa bisa ambles,” jelas Faisol.

Sementara pipa di Desa Pulungdowo yang dikerjakan sebelumnya sudah selesai.

Pipa tersebut memiliki panjang 1,2 kilometer.

”Kalau untuk pipa di Desa Pulungdowo kami sedang melakukan hidrotest atau pengecekan sambungan pipa,” imbuh Faisol.

Pengetesan sambungan pipa juga dilakukan pada pipa di Desa Kidal.

Faisol memprediksi pengetesan baru bisa dieksekusi satu bulan setelah pemasangan selesai atau September mendatang.

Kemudian pada Oktober seluruh pipa yang sudah diganti dari Pulungdowo hingga Kidal dapat beroperasi.

Untuk diketahui, penggantian pipa transmisi sudah berlangsung sejak Mei lalu.

Total pipa sepanjang 2,1 kilometer diganti ke jenis baru.

Yakni pipa jenis Galvanized Iron Pipe (GIP).

Jenis itu sengaja dipilih karena memiliki daya tahan lebih kuat.

Sebab, pipa sebelumnya kerap pecah karena tak kuat menahan tekanan air.

Dengan demikian, aliran air PDAM untuk warga di sekitar Buring Atas tidak lagi terganggu. (mel/adn)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Penggantian Pipa PDAM #Kabupaten Malang