Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Taman Lawang Butuh Fasilitas Tempat Sampah

Mahmudan • Jumat, 2 Agustus 2024 | 00:30 WIB
KURANG PERHATIAN: Sampah pengunjung di Taman Lawang dikumpulkan oleh petugas menggunakan wadah seadanya.
KURANG PERHATIAN: Sampah pengunjung di Taman Lawang dikumpulkan oleh petugas menggunakan wadah seadanya.

LAWANG - Taman Segitiga di Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang selalu ramai pengunjung.

Saat weekday, pengunjungnya didominasi anak sekolah yang sedang beristirahat maupun wali murid yang menjemput anaknya bersekolah.

Sedangkan saat weekend dijadikan warga setempat untuk mengasuh putraputrinya.

Di taman itu juga ada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menawarkan berbagai jajanan.

Namun banyak sampah berserakan, sehingga membutuhkan wadah untuk tempat sampah.

“Di taman sini memang tidak ada tempat sampahnya. Biasanya kami membawa pulang sampah kami sendiri,” ujar Rahman, salah satu PKL yang sedang berjualan.

Padahal, dia melanjutkan, pengunjung taman tersebut sudah semakin ramai.

Sekitar awal tahun lalu saja tercatat sekitar 10-30 pengunjung per hari.

Sedangkan tahun ini mencapai 50 pengunjung per hari.

Sedangkan bagi pengunjung, tidak jarang mereka membuang sampah di area taman.

Hal itu membuat tempat yang seharusnya asri tersebut menjadi tercemar.

Salah satu pengunjung, Siti Halimah, 35, mengatakan, pihaknya berharap ada fasilitas tambahan berupa tempat sampah.

“Makanan di sini kebanyakan dikemas dengan plastik atau styrofoam. Jadi, banyak yang membuang di area taman,” kata dia.

Padahal, menurut dia taman tersebut nyaman untuk bersantai.

Tapi kurangnya kebersihan membuat keindahan ruang publik itu berkurang.

Ditambah lagi rumput liat dibiarkan, sehingga tidak terawat.

“Kalau disediakan tempat sampah, pengunjung yang bertanggung jawab pasti akan memanfaatkannya dengan baik,” ucapnya.

Sementara itu, Petugas Kebersihan Taman Segitiga Dino Stembi mengatakan, taman tersebut dibersihkan setiap hari.

Tapi karena tidak ada tempat sampah, dia mengatakan, sampah terpaksa dikumpulkan di sudut-sudut taman.

“Nanti sampahnya diambil oleh tim kebersihan dari Kepanjen. Paling dua hari sekali diambilnya,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#taman lawang #kurang #tempat sampah #fasilitas