KEPANJEN – Munculnya salinan rekom PKB yang mengusung duet Sanusi-Lathifah (Salaf) menyisakan kekecewaan di internal PDIP. Setidaknya, itu dirasakan oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) PDIP Kepanjen.
Ketua PAC PDIP Kepanjen Suyanto mengatakan, pihaknya menghendaki Sanusi berpasangan dengan sesama kader PDIP. Tapi jika rekom jatuh kepada Gunawan Wibisono HS, dia menambahkan, bisa berpasangan dengan kader non-PDIP.
“Karena jika Gunawan terpilih (menjadi bupati Malang), Pilkada 2029 nanti masih bisa mencalonkan lagi,” kata dia.
Kondisi tersebut berbeda jika Sanusi berpasangan dengan Lathifah Shohib yang notabene kader PKB. Sebab jika duet Sanusi-Lathifah menang, Lathifah bisa melenggang pada Pilkada 2029 mendatang. Posisinya juga berpeluang menjadi petahana.
Sementara Sanusi tidak bisa maju lagi, sehingga PDIP bisa kehilangan figur petahana. “Supaya partai (PDIP) tidak kehilangan momentum pada Pilkada 2029 depan, pasangannya harus PDIP-PDIP,” kata dia.
Untuk diketahui, Gunawan dan Sanusi sama-sama mendaftar sebagai bakal calon bupati (bacabup) di DPC PDIP Kabupaten Malang. Namun hingga kemarin, DPP PDIP belum memutuskan siapa yang akan direkom. Keduanya masih menunggu rekom PDIP, tiba-tiba PKB mengeluarkan salinan rekom untuk duet Sanusi-Lathifah.
Kekhawatiran lainnya ketika PKB memberi rekom Sanusi terlebih dahulu yakni akan memunculkan saling klaim. Dikhawatirkan PKB diklaim sebagai pengusung Sanusi dan PDIP hanya sebagai pendukung.
Sebab dengan memperoleh 11 kursi di parlemen, dia mengatakan, PKB bisa mengusung pasangan calon (paslon) sendiri. “Seharusnya rekom PKB itu Bu Lathifa, bukan Pak Sanusi. Nanti kalau rekom sudah turun dari PDIP, baru ada tindak lanjut berpasangan,” ucapnya.
Mengacu Pilkada 2020 lalu, dia mengatakan, Sanusi yang awalnya dari PKB, loncat ke PDIP karena tidak kunjung mendapat kepastian rekom dari PKB. Suyanto khawatir kondisi itu akan berbalik.
Di sisi lain, Suyanto mengatakan akan tunduk pada keputusan partai. ”Namun sebagai kader partai, kami tunduk dan patuh sampai rekom itu disampaikan secara resmi,” pungkasnya.
Seperti diberitakan, PKB sudah mengeluarkan salinan rekom untuk duet Sanusi-Lathifah. Salinan rekom tersebut ditandatangani Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid.(yun/dan).
Editor : Mahmudan