Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pencarian Pemancing Asal Donomulyo Malang Dihentikan

Mahmudan • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 14:10 WIB
HARI TERAKHIR PENCARIAN: Tim Basarna memantau bibir Pantai Balekambang kemarin (23/8). Hingga pencarian hari terakhir belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
HARI TERAKHIR PENCARIAN: Tim Basarna memantau bibir Pantai Balekambang kemarin (23/8). Hingga pencarian hari terakhir belum ada tanda-tanda keberadaan korban.

 

BANTUR – Hingga hari ketujuh kemarin (23/8), pemancing asal Donomulyo yang hanyut di pantai Jembatan Panjang belum ketemu. Proses pencarian yang melibatkan tim gabungan terpaksa dihentikan. Itu sesuai prosedur pencarian di Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Sebelumnya, Alfin Nurhidayah, 35, hanyut di Pantai Jembatan Panjang Tanjung Sirap, Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur, Sabtu lalu (17/8). Saat itu, dia bersama empat temannya memancing di tepi pantai.

Saat itu Alfin terjatuh saat berusaha membenahi pancingnya yang tersangkut batu karang. Keempat temannya berusaha menolong, namun tidak membuahkan hasil. Alfin tergulung ombak dan raib. Hari itu pula tim gabungan melakukan pencarian. Melibatkan Basarnas, Satpolairud Polres Malang, TNI AL, dan relawan. Mengacu SOP, pencarian dibatasi tujuh hari. "Sampai hari terakhir (kemarin, 23/8) korban masih belum ditemukan," terang Komandan Tim Pencarian dari Basarnas Surabaya Nur Hadi kemarin.

Tiga hari belakangan, tim gabungan tidak mengeluarkan perahu jukung seperti empat hari pertama pencarian. Mereka memarkir di pantai Sendang Biru, Sumbermanjing Wetan. Namun, para nelayan yang melaut diminta untuk memperhatikan kondisi lautan. Jaga-jaga jika tubuh korban mengapung.

Tapi seperti hari-hari sebelumnya, tidak satu pun tanda-tanda keberadaan korban. Padahal, hari terakhir tidak banyak sampah lautan yang mengapung. "Sekali dua kali kami ketemu penyu. Memang sempat dikira jenazah, tapi setelah didekati ternyata bukan," kata dia.

Lebih lanjut, Kasatpolairud Polres Malang AKP Slamet Subagio menerangkan, penyisiran garis pantai dan laut sudah cukup jauh. "Sudah sampai perbatasan Kabupaten Malang dan Blitar di arah barat. Kalau timur ini sampai Sendangbiru paling jauh," sebut dia.

Diketahui, wilayah yang berbatasan dengan Blitar adalah Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo. Tepatnya di pantai Modangan. Sedangkan jarak pencarian di laut empat mil dari bibir pantai ke tengah samudera.

Sejauh ini tidak ada temuan. Hanya topi korban yang terapung tak jauh dari lokasi hanyut. Dari evaluasi tim pencari, mereka memutuskan tidak memperpanjang pencarian secara gabungan. "Pencarian dilanjutkan oleh SAR lokal, Satpolairud, dan nelayan-nelayan sekitar. Khusus nelayan, kami minta langsung melaporkan jika mendapati semacam tubuh manusia terapung," tandas mantan Kapolsek Bantur tersebut. (biy/dan)

Editor : Mahmudan
#mancing #Pantai Jembatan panjang #malang selatan