Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perwakilan ASEAN Ikut Hadiri KCC 2024 di Jalibar Kepanjen Malang

Mahmudan • Senin, 2 September 2024 | 23:30 WIB

 

MEMBAUR: Bupati Malang H M. Sanusi bersama istri memasuki area panggung kehormatan KCC 2024.
MEMBAUR: Bupati Malang H M. Sanusi bersama istri memasuki area panggung kehormatan KCC 2024.

RATUSAN seniman dari 33 kontingen menyuguhkan penampilan terbaiknya, Sabtu lalu (31/8).

Ada yang menyuguhkan tari kolosal bertajuk Larung saji pantai Ngliyep, hingga keunggulan lain di masing-masing kecamatan.

Aksi peserta dari 33 kecamatan se-Kabupaten Malang tersebut membuat Kanjuruhan Culture Carnival (KCC) 2024 semakin semarak.

Acara rutin tahunan yang digelar di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen menyebut ribuan pengunjung.

Dalam sambutannya, Bupati Malang H M. Sanusi mengatakan, KCC digelar dalam rangka hari jadi ke-1264 Kabupaten Malang.

MANCANEGARA: Bupati Malang H M. Sanusi (dua dari kanan) mengalungkan syal kepada undangan yang mewakili ASEAN.
MANCANEGARA: Bupati Malang H M. Sanusi (dua dari kanan) mengalungkan syal kepada undangan yang mewakili ASEAN.

Rencananya, KCC tahun depan akan mengundang lebih banyak lagi dari perwakilan negara lain.

Tahun ini, KCC dihadiri perwakilan ASEAN.

Dia memiliki visi untuk menetapkan satu ciri khas di satu kecamatan.

Baik dari kesenian, kebudayaan, cerita rakyat, dan destinasi wisatanya.

”Saya kepinginnya One Village One Product. One Village One Destination (satu desa satu produk. Satu desa satu destinasi),” harap Sanusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang Purwoto mengatakan, KCC adalah rintisan event tahunan yang menjadi trademark daerah.

”Kalau Banyuwangi ada Gandrung Sewu, Jember dengan Jember Fashion Carnaval (JFC).

KREATIF: Kontingen dari Kecamatan Pakis mengenakan kostum harimau.
KREATIF: Kontingen dari Kecamatan Pakis mengenakan kostum harimau.

Kami berharap suatu saat, Kabupaten Malang dikenal tidak hanya keindahan alam di Bromo, Coban Sewu, dan pesona pantai selatan.

Tapi event budaya KCC dan Kanjuruhan Bantengan Festival (KBF),” harap Purwoto.

Tercatat, ada lebih dari 250 daya tarik wisata di Bumi Kanjuruhan pada 2023. Semuanya dikunjungi 3.115.000 pengunjung.

”Kami menargetkan 2024 ini kunjungannya lebih dari 4 juta wisatawan,” ujar Purwoto. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#carnival #budaya #KEPANJEN #ASEAN #jalibar #malang #kcc