Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Kemarau Hantam Sumawe Malang Selatan! Belasan RT di Desa Ini Kekeringan

Fathoni Prakarsa Nanda • Jumat, 6 September 2024 | 19:00 WIB

HAMPIR KERING: Debit sungai di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan mengecil selama kemarau. Airnya memiliki endapan berwarna kuning.
HAMPIR KERING: Debit sungai di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan mengecil selama kemarau. Airnya memiliki endapan berwarna kuning.

KABUPATEN - Kekeringan mulai melanda sebagian wilayah Kabupaten Malang.

Kali pertama dilaporkan terjadi di Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan.

Kemarin siang (5/9), BPBD Kabupaten Malang mengirim air bersih menggunakan truk tangki untuk membantu masyarakat setempat.

Pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin, BPBD telah menempatkan tandon lipat berbahan terpal di beberapa lokasi.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, BPBD Kabupaten Malang Siapkan 60 Tandon Lipat

 Tandon itu berfungsi menampung air bersih yang dikirim mobil tangki.

”Hari ini (kemarin, red) kami kirim truk tangki sebanyak tiga kali. Artinya satu hari 15 ribu liter,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan.

Air sebanyak itu cukup untuk mengisi tiga tandon lipat di Sumberagung.

 Ketika truk air datang, warga langsung berbondong-bondong mengambil air di penampungan.

Ada yang membawa jeriken, galon air minum, bahkan tong besar.

Sekali datang setidaknya 7 sampai 10 warga sudah stand by di lokasi. Misalnya warga bernama Ratna Ambarwati, 35.

Baca Juga: Waspadai 20 Desa di Kabupaten Malang Terancam Kekeringan

Dia datang membawa tiga jeriken dan satu tong berbahan plastik. Ibu dua anak itu mengaku kesulitan menjalankan aktivitas mandi, mencuci, maupun buang air akibat kekeringan.

 “Sudah genap satu pekan seperti ini. Penggunaan air juga dibatasi,” keluhnya.

Sebelumnya warga menggantungkan penyediaan air dari sumur bor. Tapi, saat ini sumur-sumur warga sudah mengering.

“Benarbenar tidak ada airnya. Sebelum BPBD datang, kami harus membeli air dari Desa Sitiarjo,” imbuh Ratna.

Sementara itu, Kepala Urusan (Kaur) Perencanaan Desa Sumberagung Abdul Habi mengatakan, di desanya terdapat 15 RT yang melapor kesulitan air bersih. Hal seperti itu sudah menjadi fenomena tahunan.

 ”Hampir setiap tahun seperti ini. Tahun lalu malah lebih parah,” ucap dia.

Baca Juga: 20 Desa di Kabupaten Malang Belum Bebas dari Ancaman Kekeringan

Abdul mengatakan bahwa dropping air yang dilakukan sejak Rabu hingga kemarin belum mampu mencukupi kebutuhan warga.

Dia berharap ada satu armada yang standby di Sumberagung yang siap mengambil air jika terjadi kekurangan air. (biy/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#sumawe #air bersih #bpdb #kekeringan #Kabupaten Malang