Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hebat! Pelaku Usaha asal Sumberpucung Malang Ubah Kulit Kelapa Jadi Pakan Ternak, Begini Caranya

Mahmudan • Senin, 16 September 2024 | 20:00 WIB
Photo
Photo

SUMBERPUCUNG - Kulit kelapa yang biasanya dibuang bisa ternyata diolah kembali menjadi pakan ternak.

Itulah yang dilakukan Produsen Pakan Ternak Kulit Kelapa Sih Aji dari Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.

Dia mengolah kulit kelapa menjadi pakan ternak atau biasa disebut bungkil kopra.

Saat ini, permintaan pakan ternak buatannya semakin diminati oleh banyak peternak.

“Setiap hari bisa menghasilkan 1,8 ton bungkil kopra. Itu sebenarnya masih kurang, tetapi bahan baku (kulit kelapa) memang sulit,” kata Aji kemarin.

Setiap hari, dia mengolah sekitar 4 ton kulit kelapa Limbah tersebut diperoleh dari pasar.

Kemudian, setelah dikeringkan dan diproses menggunakan mesin, akan menghasilkan 2 ton minyak kelapa, 1,8 ton bungkil kopra, dan 2 kuintal limbah untuk pembakaran boiler.

“Jika ditotal, dalam satu bulan, kami memproduksi sekitar 25-40 ton dengan keuntungan bersih sekitar Rp 15 juta sampai Rp 25 juta per bulan,” ucap pria berusia 44 tahun itu.

Bungkil tersebut dijual di pasar lokal.

Seperti pembudidaya ikan mujair di Desa Senggreng hingga peternak sapi perah di Blitar.

Harganya pun terjangkau.

Yakni sekitar Rp 3.400 per kilogram.

Dia menyebutkan, bungkil kopra dapat dijadikan pakan berbagai jenis hewan ternak.

Mulai sapi, kambing, hingga ikan.

Sebab, bungkil memiliki kandungan protein yang cukup tinggi.

Sekitar 20-21 persen.

Sedangkan bekatul padi atau dedak yang biasanya digunakan sebagai pakan ayam atau angsa memiliki protein hanya 8-9 persen.

Menurutnya, protein menjadi sumber energi utama bagi tumbuh kembang ternak.

Semakin banyak kandungan proteinnya, pertumbuhan ternaknya semakin baik.

Selain menjadi bungkil kopra, kulit kelapa olahannya juga menjadi minyak kelapa.

Akan tetapi, minyak tersebut tidak bisa langsung digunakan untuk menggoreng bahan makanan.

“Kalau dipaksakan memang bisa, tetapi masih ada aroma getah kelapanya,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Sih Aji #kulit kelapa #pakan ternak #Jadi #Ubah