MALANG KOTA – Universitas Brawijaya (UB) terus menindaklanjuti rencana pendirian kampus di Kepanjen, Kabupaten Malang. Kamis lalu (26/9), ratusan arsitek berkumpul di kantor Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) wilayah Malang. Mereka menyiapkan sayembara desain gedung UB Kepanjen.
Ketua Panitia Sayembara Desain Gedung A Vokasi Kampus UB Kepanjen Abdillah Aji mengatakan, pendaftaran peserta sayembara desain sudah mulai dibuka sejak 13 September lalu. Hingga Kamis (26/9) sudah ada 64 pendaftar. Mereka berasal dari berbagai daerah. ”Ditutup tanggal 11 November depan,” katanya.
Kemudian 23 November depan dilakukan penjurian final. ”Total hadiah pada sayembara ini mencapai Rp 225 juta. Pemenang pertama bakal membawa pulang uang Rp 100 juta,” terangnya.
Sementara dalam kegiatan Aanwijzing Kamis lalu (26/9), para arsitek antusias menyimak penjelasan Kerangka Acuan Kerja (KAK) Sayembara. Selain lewat zoom meeting, mereka juga melakukan streaming di platform YouTube. Total ada 200 orang yang turut hadir, baik luring maupun daring.
Dalam pertemuan daring, Aji menjelaskan beberapa aturan sayembara dan konsep bangunan. Misalnya tinggi bangunan gedung maksimal enam lantai. Banyak dari mereka yang aktif bertanya, terkait sistem irigasi, apakah nanti ada kendaraan shuttle hingga daya dukung tanah di lokasi bekas lahan tebu tersebut.
Mengacu desain sementara, kampus tersebut akan dibangun di atas lahan seluas 8.097,5 meter persegi. Biaya pembangunan diperkirakan akan menghabiskan Rp 98 miliar.(iza/dan)
Editor : Mahmudan