Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Perjuangan Nur Elita, Owner Elita Pro yang Khas dengan Make-Up Manglingi

Mahmudan • Minggu, 29 September 2024 | 20:37 WIB

Owner Elita Pro, Nur Elita
Owner Elita Pro, Nur Elita

 

Kepiawaian Nur Elita merias menjadi modal utama untuk membesarkan usahanya, Elita Pro. Kini, pelanggannya tidak hanya dari Malang raya, tapi juga sampai luar Jawa. Bagaimana kisahnya?

JIWA wirausaha Nur Elita tumbuh sejak menjadi pedagang emperan pada 2002 silam. Kala itu, dia berjualan boneka di emperan salah satu pabrik rokok di Kabupaten Malang. Seiring berjalannya waktu, produk yang dijual bertambah. Perempuan yang kini berusia 42 tahun itu juga mulai menjemput pembeli dengan cara berkeliling, meski sudah mempunyai lapak. ”Saya membuka lapak di Stadion Kanjuruhan,” kata Nur Elita.

Jualannya pun mulai bertambah. Tidak hanya boneka, tapi juga kerudung. Karena amanah, banyak pembeli yang puas. Kepuasan itu disampaikan pembeli dari mulut ke mulut, sehingga dagangan Elita makin laris. ”Banyak yang membeli barang secara grosir,” terang perempuan asal Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang itu.

 Ketika dagangan laris, tantangan mulai muncul. Perempuan mandiri itu tidak ingin hanya sukses di dunia usaha. Karena itu, usaha tersebut dijalani sekitar dua tahun saja. Setelah itu, dia berusaha mencari pekerjaan yang bisa dijalani sambil mengurus rumah tangga.

Kemudian pada 2004, dia mulai mengikuti kursus salon (potong rambut) dan merias di Kota Malang. Sambil kursus, dia juga membuka potong rambut keliling sekaligus memulai jasa Make-Up Artist (MUA). “Saya selalu memperhatikan kualitas make-up saya. Berawal dari mulut ke mulut, pelanggan saya semakin bertambah,” katanya.

Setiap ada satu pelanggan, dia selalu meminta pelanggan tersebut untuk merekomendasikan jasanya ke kerabatnya. Sehingga orang-orang semakin percaya terhadap kualitas karya make-up dia.

Seiring berjalannya waktu, usahanya semakin berkembang. Dia mampu menyewa galeri kecil selama empat tahun. Galeri bernama Elita Wedding Gallery itu terletak di Kompleks Pasar Baru Sitirejo, Blok A 1-5, Kecamatan Wagir. Di tempat itu pula dia menyediakan jasa potong rambut, make-up, dan menjual alat-alat make-up.

Hingga pada 2020, dia membeli gedung tiga lantai di Jalan Raya Tenggulunan, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir. Lantai dua berisi koleksi gaun yang disewakan untuk pernikahan. Terdapat berbagai macam jenis dan warna gaun tersebut. Tapi semua gaun memiliki kesan yang hampir sama, yakni glamour. “Ciri khas Elita Pro memang make-up dan gaun yang glamour,” ucapnya.

Riasan dititikberatkan pada alis, mata, dan bibir. Dengan teknik polesan Elita, calon pengantin yang dirias berubah menjadi semakin cantik dan manglingi. Kesan manglingi itulah yang dijadikan tagline usahanya. Yakni Elita Pro, Make-Up Manglingi.

Riasan tersebut sangat didukung dengan gaun panjang yang dilengkapi payet. Sehingga bagi yang memakai riasan manglingi dan dipadukan gaun tersebut, akan terkesan glamour. Dengan begitu, pengantin yang menggunakan jasanya diharapkan dapat memiliki pengalaman berbeda pada pernikahannya.

Karena besarnya nama Elita, dia tidak hanya melayani jasa rias pengantin di Malang Raya saja. Tapi banyak kliennya yang di luar pulau Jawa. Seperti Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Kalimantan. “Meskipun mereka dari luar Jawa, kami tetap mempertahankan riasan yang manglingi,” pungkasnya. (yun/dan)

Editor : Mahmudan
#perempuan #makeup artist #Radar Malang Award