Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Masuk Museum Tragedi Kanjuruhan Malang Bakal Berbayar

Mahmudan • Sabtu, 12 Oktober 2024 | 20:30 WIB
MENGENANG KORBAN: Beberapa foto korban tragedi Kanjuruhan terpampang di area pintu 13 Stadion Kanjuruhan kemarin (11/10). Di area tersebut akan dibangun museum yang berisi barang-barang milik korban.
MENGENANG KORBAN: Beberapa foto korban tragedi Kanjuruhan terpampang di area pintu 13 Stadion Kanjuruhan kemarin (11/10). Di area tersebut akan dibangun museum yang berisi barang-barang milik korban.

KEPANJEN – Beriringan dengan revitalisasi Stadion Kanjuruhan, kontraktor PT Waskita juga membangun museum.

Bangunan tersebut bakal berisi foto-foto tragedi kanjuruhan.

Juga dilengkapi barang-barang milik 135 korban yang meninggal dunia.

Meski belum ada kepastian kapan museum Tragedi Kanjuruhan rampung, namun nantinya bakal dipasang tarif.

Setiap pengunjung yang masuk museum akan dikenai biaya.

Namun nominalnya belum disebutkan.

Rencana tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan Keadilan Tragedi Kanjuruhan (YKTK) Devi Athok.

“Uangnya untuk perawatan gedung,” ujar Devi kemarin.

Selain itu, pihaknya juga akan menjual merchandise tentang usut tuntas Tragedi Kanjuruhan.

Uang hasil penjualannya akan disumbangkan ke keluarga korban yang tergabung dalam YKTK.

Di dalam museum tersebut akan menyimpan barang-barang sisa tragedi.

“Ada baju pertandingan, syal, tiket penonton dan sepatusepatu milik korban. Kami juga memajang foto-foto (pribadi) korban,” sebut dia.

”Tentunya barang-barang tersebut akan dimasukkan dalam wadah khusus supaya tidak gampang rusak,” tambahnya.

Ditanya kapan museum tersebut rampung, Devi mengaku tidak mengetahuinya.

“Belum ada kepastian dari Waskita. Hanya saja, rencana awal peresmian Stadion itu 10 Desember mendatang,” terang dia ketika dihubungi.

Jawa Pos Radar Kanjuruhan juga memantau kondisi di lapangan.

Di area yang diperuntukkan museum terpampang beberapa foto korban tragedi Kanjuruhan.

Sedangkan untuk monumen yang rencananya berlokasi di depan pintu 13, belum ada tandatanda pembangunan.

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, bentuk monumen yang akan dibangun berupa tiga pilar pipih menjulang dikelilingi kolam.

Juga terdapat surai berbentuk singa.

Dengan nama-nama korban tragedi di tiap sisinya. Lalu ada diorama kronologi tragedi 1 Oktober 2022 itu terjadi.

Serta official statement pembuatan monumen.

Project Manager PT Waskita Vino Teguh Pramudia tidak memberikan konfirmasi saat dihubungi. (biy/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#Tragedi Kanjuruhan #museum #berbayar #kanjuruhan