Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pabrik Snack di Dampit Malang Terbakar, Rugi Rp 50 Juta

Fathoni Prakarsa Nanda • Senin, 21 Oktober 2024 | 19:30 WIB
HANGUS: Tim Damkar Kabupaten Malang berusaha memadamkan api yang membakar dapur industri rumahan kudapan di Dusun Kedawung, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, kemarin (20/10).
HANGUS: Tim Damkar Kabupaten Malang berusaha memadamkan api yang membakar dapur industri rumahan kudapan di Dusun Kedawung, Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit, kemarin (20/10).

KABUPATEN Kebakaran melanda di sebuah home industry kudapan di Dusun Kedawung, Desa Majang tengah, Kecamatan Dampit, kemarin (20/10).

Kuat dugaan bahwa kebakaran terjadi akibat minyak goreng yang kelewat panas dan tersambar api.

Kerugian material diperkirakan mencapai Rp 50 juta.

Industri rumahan pembuat makanan ringan milik Suriati, 52, itu dilaporkan terbakar ke tim damkar sekitar pukul 08.16.

Namun, api diperkirakan mulai membesar sejak pukul 07.45.

Ketika itu, proses produksi di dalam pabrik sedang berlangsung dan terdapat lebih dari 10 pegawai di dalamnya.

Alatalat produksi yang di gunakan masih terbilang tradisional.

Alih alih menggunakan kompor gas, wajan penggorengan dipanaskan menggunakan kayu bakar.

”Pada saat terjadi kebakaran, di tungku yang terbakar memang sedang ada kegiatan menggoreng snack,” kata Komandan Peleton (Danton) Damkar Satpol PP Kabupaten Malang Syaiful Anwar.

Empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.55.

Seluruh pegawai sudah berada di luar pabrik.

Tim damkar pun langsung berusaha memadamkan area dapur seluas 8 x 10 meter yang dilalap api.

Proses pemadaman selesai sekitar pukul 09.45.

Berdasar keterangan para saksi, tim damkar menduga kebakaran dipicu kondisi minyak goreng yang terlalu panas saat proses penggorengan.

”Karena kayu bakar yang di pakai terlalu banyak, panas pada minyak goreng menjadi berlebihan. Api kemudian merembet ke wajan dam menyambar minyak goreng itu,” sebut Syaiful.

Menurutnya, minyak yang terlalu panas akan menguap.

Ketika tersambar api besar dari bawah wajan, jelas akan sangat mudah terbakar.

Untung saja api hanya mengenai sedikit tembok dan kayu penopang atap pabrik rumahan tersebut.

”Untuk kerugian materi di perkirakan mencapai Rp 50 juta. Tidak ada korban luka atau korban jiwa dalam kejadian tersebut,” tandas dia. (biy/fat)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#dampit #kebakaran #rumah produksi #Kabupaten Malang