Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Ada 2.960 Rumah Tak Layak Huni

Mahmudan • Senin, 28 Oktober 2024 | 00:00 WIB
Tahun Ini Pemkab Permak 250 Unit
Tahun Ini Pemkab Permak 250 Unit

KEPANJEN - Masih banyak rumah di Bumi Kanjuruhan yang tidak kayak huni.

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPK PCK) Kabupaten Malang mengungkapkan ada 2.960 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH).

Namun karena keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang hanya bisa memperbaiki 250 RTLH pada 2024.

Untuk kegiatan tersebut, pihaknya menganggarkan Rp 5 miliar. ”Tahun ini target kami bisa memperbaiki 250 rumah melalui program bedah rumah. Namun yang sudah terealisasi ada 248 rumah,” ujar Sekretaris DPKPCK Kabupaten Malang Johan Dwijo Saputro, Jumat (25/10) lalu.

“Dua rumah yang akan direnovasi mengundurkan diri dari kuota, karena ada kabar duka. Kemungkinan tahun depan bisa diajukan lagi,” imbuhnya.

Johan menyebutkan, masing-masing rumah dijatah Rp 20 juta.

Tapi jika pemilik merasa kurang puas, dia melanjutkan, dapat menambah anggaran secara swadaya.

Kemudian rumah yang direnovasi tersebut kebanyakan memiliki konstruksi non-permanen.

Seperti lantai dari tanah, tembok dari sasak bambu, ataupun atap yang sudah lapuk.

Sedangkan pengajuan bedah rumah tersebut dilakukan melalui RT-RW yang disampaikan kepada kepala desa (kades), kades menyampaikan kepada camat, dan camat mengusulkan kepada bupati.

“Namun rumah harus berdiri di tanah milik sendiri,” lanjut Johan.

Bedah rumah tersebut diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Tujuannya untuk mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem.

Dengan adanya program tersebut, diharapkan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya segmen MBR.

Sehingga rumah yang sebelumnya tidak layak ditempati, menjadi rumah yang layak.

Sementara itu, pada 2023 lalu, program bedah rumah DPKPCK Kabupaten Malang terealisasi 100 persen.

Dengan rincian, kegiatan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 85 unit RTLH yang dibiayai APBN 2023 sudah tuntas 100 persen.

Kemudian, Bantuan Sosial Peningkatan Kualitas RTLH (Bansos PK-RTLH) APBD 2023 terealisasi 96,20 persen.

Artinya, dari target 211 unit yang akan diperbaiki, baru terealisasi 203 unit.

Sedangkan, untuk kegiatan Bansos PK-RTLH untuk 20 unit rumah yang dianggarkan dari APBD 2023 Perubahan, sudah terealisasi 100 persen.

Begitu pula dengan perbaikan 1 unit rumah yang dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK). (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#rumah tak layak huni (RTLH) #Kabupaten Malang #Perbaikan